PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Lubang jalan yang menganga di sejumlah ruas jalan mulai coba ditutup.
Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Ponorogo melakukan tambal sulam pada tujuh ruas jalan.
Pekerjaan perbaikan jalan di ruas jalan yang jadi jalur mudik itu ditarget rampung H-2 Hari Raya Idul Fitri tahun ini.
Kabid Bina Marga DPUPKP Ponorogo Shintawati mengatakan, pekerjaan tambal sulam jalan start pekan lalu.
Mulai ruas jalan Jeruksing-Sooko, Pabrik Es-Ngebel, Jarakan-Kalibening, Jeruksing-Ngrayun, Slahung-Mrayan, Balong-Karangpatihan, hingga area kota.
Namun Shintawati enggan membeber secara rinci nominal anggaran yang digelontorkan dalam pekerjaan tambal sulam itu.
Pihaknya hanya memastikan jika momen mudik lebaran mendatang tidak ada lagi jalan berlubang.
"Kami gunakan anggaran rutin perbaikan,’’ kata Shinta.
Ketujuh ruas jalan yang menjadi sasaran pemeliharaan tersebut merupakan jalur mudik. Pihaknya berkomitmen meningkatkan kenyamanan pemudik.
Pun mencegah gangguan lalu lintas (lalin) akibat kerusakan jalan. Serta mencegah kerusakan semakin parah seiring musim penghujan.
"Kami lakukan serempak, seluruh petugas kami sebar agar prosesnya berjalan cepat,’’ ujarnya.
Disinggung rencana pengerasan jalan menyeluruh, Shinta mengamini terkendala anggaran cupet.
Sehingga perbaikan jalan dilakukan bertahap. Dia memperkirakan tahun ini jumlahnya berkurang dari sebelumnya.
"Saat ini kami sedang menyusun rencana untuk pengerasan jalan, kami berencana lakukan di beberapa titik tahun ini,’’ ungkapnya. (gen/kid)
TITIK TAMBAL SULAM JALUR MUDIK
- Jeruksing-Pulung/Pudak-Sooko
- Pabrik Es-Kota Lama/Jenangan-Ngebel
- Jarakan-Kalibening
- Jeruksing-Jetis-Bungkal-Ngrayun
- Slahung-Mrayan
- Balong-Ngumpul-Karangpatihan
- Kambeng-Ngumpul/area kota