PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - Momen lebaran menjadi berkah bagi masyarakat Indonesia, tak terkecuali bagi warga Ponorogo.
Seperti yang dialami oleh Syamrotul Fitri. Warga Desa Madusari, Siman, Ponorogo, itu melihat menjanjikan saat lebaran Idul Fitri.
Ia pun menekuni usaha hampers lebaran. Siapa sangka, Syamrotul Fitri kini banjir orderan parsel lebaran dari berbagai daerah.
Syamrotul menggeluti bisnis parsel dalam tiga tahun terakhir. Dari ide iseng-iseng membuat hampers ke teman sendiri, tak disangka karyanya berbuah apresiasi.
Pesanan datang dari orang-orang terdekatnya. Seperti kerabat, teman, hingga rekan-rekannya minta dibuatkan hampers tersebut.
"Lama-lama ternyata banyak orang yang pesan,’’ kata Syamrotul.
Baca Juga: Reog Road to Sidang ICH Unesco, Digelar di Paraguay Desember 2024
Parsel ala Syamrotul dibanderol dengan harga relatif murah. Pun, isi parsel disesuaikan permintaan maupun budget konsumen.
"Tahun ini trennya kue lebaran, kalau sebelumnya sembako,’’ ungkap perempuan 34 tahun tersebut.
Syamrotul biasanya membuat orderan mulai sepuluh hari pertama ramadan.
Dibantu suaminya, Syamrotul mampu membuat 100-150 parsel berbagai ukuran tiap harinya.
"Buatnya lebih cepat karena kemasan jajanannya sudah cantik. Paling 10-an menit, beda dengan sembako,’’ jelasnya.
Memasuki hari raya, Syamrotul mulai membatasi pesanannya hanya area kota. Dia khawatir kewalahan jika orderan membeludak, pun, menurunkan kualitas.
"Kalau luar kota dibatasi karena ada botol sirupnya takut pecah saat dikirim,’’ ujarnya. (gen/kid)
Editor : Budhi Prasetya