PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Telaga Ngebel masih menjadi obyek wisata andalan Pemkab Ponorogo untuk menambah pundi-pundi pendapatan asli daerah dari sektor pariwisata.
Bagaimana tidak, salah satu wisata yang menawarkan pesona alam itu mampu mendulang rupiah saat momen libur Lebaran.
Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo mencatat kunjungan Telaga Ngebel selama lebaran tembus di angka 15-an ribu.
Angka tersebut naik sekitar tiga ribu dibanding momen serupa pada periode tahun 2023 kemarin.
H+3 Lebaran merupakan puncak kunjungan wisatawan ke Telaga Ngebel. Berbarengan saat weekend, tercatat 4.625 wisatawan healing hari Sabtu (13/4) lalu.
"Sampai H+5 Senin (15/4) masih ramai, rata-rata 3-an ribu pengunjung sehari,’’ kata Kepala Disbudparpora Ponorogo Judha Slamet Sarwo Edi.
Ia menambahkan, selama lima hari libur lebaran tahun 2023 lalu, pesona Telaga Ngebel hanya mampu menyedot 12.229 warga yang pelesiran.
Sementara periode libur lebaran tahun ini sebanyak 15.620 wisatawan. Jumlah itu akumulasi dari H+1 sampai dengan H+5 saja.
Menurutnya, peningkatan angka kunjungan tersebut tak lepas dari sejumlah sarana seperti water fountain hingga promosi lainnya.
"Pada H plus pertama dan kedua lebaran itu sempat hujan setengah hari, kunjungan meningkat pada hari berikutnya,’’ ungkapnya.
Peningkatan angka kunjungan tersebut berpotensi mengerek pendapatan asli daerah (PAD). Pihaknya mendata hingga pertengahan bulan ini pendapatan tembus Rp 1,4 miliar.
Selain bersumber dari retribusi, pendapatan juga disokong sarana lain seperti perahu naga.
"Kami targetkan tahun ini tambah sarana baru agar semakin menarik di mata pengunjung dan tidak bosan datang ke Ngebel,’’ ujarnya. (gen/kid)
Editor : Budhi Prasetya