PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - Jumlah balon udara yang jatuh di Bumi Ponorogo bertambah.
Sedikitnya tujuh balon udara mendarat di sejumlah titik,mulai kawasan permukiman, pematang sawah, hingga pepohonan.
Ketujuh balon udara yang jatuh di sejumlah titik itu telah diamankan di Polres Ponorogo.
Empat balon ditemukan di Kecamatan Sukorejo, dua balon di Kecamatan Ponorogo (Kota), serta satu balon di Kecamatan Balong.
Baca Juga: Balon Udara Jatuh di Atas Genting Rumah Warga, Api Masih Menyala, 3 Buah Petasan Belum Meledak
"Kami temukan setelah lebaran,’’ kata Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Ryo Pradana.
Ryo mengakui pihaknya kesulitan mengidentifikasi temuan balon udara tersebut. Khususnya titik awal penerbangan serta identitas penerbang.
Seperti yang terjadi Rabu (17/6) lalu, puluhan balon udara menghiasi langit Ponorogo sejak dini hari.
Padahal, saat itu petugas memastikan nihil masyarakat Bumi Reog menerbangkan balon udara.
"Di balon juga tidak ada tulisan, kalaupun ada biasanya tidak mengarah ke lokasi atau pembuat,’’ ungkapnya.
Dia berharap warga tidak lagi membuat dan menerbangkan balon udara. Keberadaannya membahayakan penerbangan maupun permukiman warga.
Apalagi balon udara disertai petasan dan api yang menyala.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Lanud Iswahjudi untuk mencegah penerbangan balon rakitan ini,’’ tambahnya. (gen/kid)
Editor : Budhi Prasetya