Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Warga dan Mahasiswa Tolak Pemberlakuan One Way, PMII Suarakan Hak Angket Jika SK Bupati Tak Dicabut  

Sugeng Dwi N. • Kamis, 25 April 2024 | 20:00 WIB

 

TURUN JALAN: Ratusan mahasiswa, warga, dan ojol melakukan aksi demontrasi di depan kantor Bupati POnorogo menolak pemberlakuan one way, Rabu (24/4).
TURUN JALAN: Ratusan mahasiswa, warga, dan ojol melakukan aksi demontrasi di depan kantor Bupati POnorogo menolak pemberlakuan one way, Rabu (24/4).
 

PONOROGOJawa Pos Radar Madiun – Uji coba pemberlakuan one way atau satu arah sejumlah ruas jalan di Ponorogo kembali mendapat penolakan warga.

Diketahui, uji coba one way itu dimulai sejak pertengahan bulan Februari lalu. Setelah evaluasi, dilanjutkan uji coba tahap dua menjelang akhir bulan Maret. 

Ketika itu, uji coba tahap dua diperkirakan tidak berlangsung lama. Tapi nyatanya masih saja terus uji coba meski saat ini hampir berganti bulan Mei. 

Baca Juga: Problematika Satu Arah Jalan Sultan Agung, Pedagang Sambat Omzet Turun, One Way ke Selatan Atau Utara Tetap Sepi Pembeli

Pun, saat pemberlakuan uji coba diwarnai sejumlah protes warga. Bahkan pihak legislatif sempat menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan instansi terkait. 

Aksi penolakan kembali dilakukan warga Ponorogo, Rabu sore (24/4) kemarin. Mahasiswa, warga dan ojek online (ojol) bergabung dalam aksi tolak one way

Mereka menyuarakan keresahannya terhadap kebijakan satu arah. Aksi diawali dengan long march dari Simpang Pasar Legi, pertigaan Ngepos, dan berakhir di Gedung DPRD serta kantor bupati. 

Baca Juga: Kepastian Satu Arah Ditetapkan Setelah Uji Coba One Way Tahap Dua, Dishub Ponorogo: Ini yang Terakhir, Jadi Sudah Final

Endah Sulistyaningsih, koordinator aksi, menegaskan bahwa aksi damai tersebut menuntut dicabutnya Surat Keputusan (SK) Bupati soal pemberlakuan one way Jalan Gajah Mada, Sultan Agung dan Ahmad Dahlan.

Mereka menilai, sejak diterapkan 14 Februari lalu, arus lalu lintas (lalin) tiga ruas tersebut justru membawa masalah baru.

"Masyarakat kesulitan menyeberang, dan sering terjadi kecelakaan juga. Dosen Unmuh meninggal karena kecelakaan, ya Allah,’’ ujar Endah. 

Baca Juga: Perubahan Arus Lalin Dimulai Sabtu, Uji Coba One Way Tahap Dua Tak Lama, Jalur Satu Arah Sudah Fix?

Ia menyebut warga yang berdomisili di sekitaran tiga ruas jalan tersebut ikut dalam aksi damai itu. 

Dari sisi ekonomi, lanjut Endah, pengusaha mengeluh penurunan omzet. Kondisi nyaris sama dialami para ojol. Jarak tempuh semakin jauh hingga lebih boros BBM, sementara tarif di aplikasi mereka tetap.

"Jadi banyak yang merasakan dampaknya, bukan hanya masyarakat sekitar jalan,’’ ungkapnya.

Ketua PC PMII Ponorogo M. Hanif Zein Arrosin menambahkan, seruan aspirasi tolak one way bukanlah kali pertama.

Pihaknya dua kali mengusulkan aspirasi serupa beberapa waktu lalu. Barisan mahasiswa menyayangkan usulan tersebut tidak ditindaklanjuti, pun, nihil hasil.

"Kami juga mendesak DPRD melakukan hak angket jika SK tidak segera dicabut oleh Pak Bupati,’’ tegas Hanif. (gen/kid)

Editor : Budhi Prasetya
#uji coba #PMII #bupati #one way #hak angket #ponorogo