Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

PKS Usung Jago dari Madiun untuk Pilkada Ponorogo, Akui Sudah Bertemu Sugiri Sancoko dan Ipong Muchlissoni

Sugeng Dwi N. • Kamis, 2 Mei 2024 | 19:30 WIB

Ilustrasi Pilkada 2024. (Afif/Antara)
Ilustrasi Pilkada 2024. (Afif/Antara)
 

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Langkah politik PKS dalam kontestasi Pilkada Ponorogo membuat suhu politik bertambah hangat.

PKS diam-diam ternyata sudah menyusun strategi untuk meramaikan kontestasi pilkada mendatang. Bahkan PKS dikabarkan telah menyiapkan jago yang bakal diusung.

Informasi yang didapat, sosok calon kandidat itu “diimpor” dari Madiun. Jago tersebut disebut-sebut punya pamor mentereng yang tak kalah dengan Sugiri Sancoko dan Ipong Muchlissoni.

Ketua DPD PKS Ponorogo Agus Hamid Hamdani blak-blakan mengaku partainya telah dua kali melakukan tatap muka dengan calon tersebut.

Dia mengklaim kehadiran calon yang dijagokan partainya itu mewakili aspirasi akar rumput sehingga mampu bersaing dalam kontestasi.

"Belum bisa kami sebutkan siapa calonnya, yang jelas kami harapkan bisa jadi calon alternatif,’’ kata Hamid, Rabu (1/5).

Jika menilik hasil perolehan suara dan kursi pada pemilihan legislatif lalu, kemungkinan besar PKS Ponorogo bakal menjadi partai pendukung saja.

Pasalnya PKS hanya meraih 3 kursi DPRD dari total perolehan 39.937 suara. Jika ingin mengegolkan jagonya, PKS harus menjalin koalisi dengan partai politik (parpol) lain.

Terkait hal ini, Hamid menyatakan bahwa hingga kini seluruh parpol belum menentukan pilihan.

Jika sudah ada koalisi, menurutnya tak sampai terang-terangan diumumkan ke publik.

Pihaknya masih menantikan dinamika politik ke depan. Pun, PKS punya nilai tawar dengan modal tiga kursi yang dikantongi pada Pileg 2024.

"Sudah ada pertemuan dengan Pak Giri (Sugiri Sancoko) dan Pak Ipong (Ipong Muchlissoni) juga beberapa calon lain yang muncul,’’ bebernya.

Wajah baru yang dijagokan PKS bisa saja menjadi kuda hitam di antara pertarungan kembali antara poros petahana dan rivalitas.

Jika PKB urung menjagokan calonnya, dipastikan calon yang diusung PKS merupakan wajah fresh yang bisa jadi alternatif seandainya mereka sepakat berkoalisi.

Kendati demikian, Hamid menegaskan masih menunggu rekomendasi dari pusat perihal sosok yang dijagokannya itu.

"Kalau membuka (pendaftaran bacabup-bacawabup, Red) resmi kami tidak ada, hanya berkomunikasi langsung dengan tokoh-tokoh yang muncul,’’ ujarnya. (gen/kid)

Editor : Budhi Prasetya
#pilkada ponorogo #Sugiri Sancoko #DPC PKS #Ipong Muchlissoni