Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Tak Puas Hanya Mendaftar di Tiga Parpol Sugiri Sancoko-Lisdyarita Gercep Berburu Rekom PAN  demi Pilkada Ponorogo

Sugeng Dwi N. • Jumat, 17 Mei 2024 | 23:30 WIB

PILKADA PONOROGO : Sugiri Sancoko dan Lisdyarita mendaftar bacabup dan bacawabup di kantor DPCi Partai Demokrat, Senin (13/5).
PILKADA PONOROGO : Sugiri Sancoko dan Lisdyarita mendaftar bacabup dan bacawabup di kantor DPCi Partai Demokrat, Senin (13/5).
 

PONOROGOJawa Pos Radar Madiun – Langkah politik pasangan calon (paslon) Sugiri Sancoko – Lidyarita terus bergerak.

Pendaftaran bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup) Pilkada Ponorogo yang dilakukan keduanya tidak berhenti hanya di tiga partai politik saja.

Pun, kemungkinan akan tetap melaju ke parpol lainnya. Jika menilik ambisi poros petahana yang ingin membangun koalisi gendut demi bersiap melawan Ipong Muchlissoni.

Seolah belum puas sudah mendaftar di PDIP, PKB dan Demokrat, Sugiri-lisdyarita membidik rekom Partai Amanat Nasional (PAN).

Perlu diketahui, PAN memiliki keberuntungan dalam sejarah baik dalam dua kali gelaran Pilkada Ponorogo.

PAN bersama koalisinya berhasil keluar sebagai juara dalam pilkada tahun 2015 dan 2020. Paslon yang diusungnya berhasil menduduki kursi bupati dan wakil bupati.

Tak heran jika Sugiri Sancoko dan Lisdyarita tetap melirik PAN kendati hasil perolehan parpol tersebut dalam pileg kemarin hanya mampu meraih tiga kursi dari 39.450 suara yang dikumpulkan.

Tak ingin kehilangan momentum, bupati dan wakil bupati petahana itu gerak cepat (gercep) berburu rekom dari PAN muali awal bulan Mei lalu.

Sekretaris DPD PAN Ponorogo Puryono mengungkapkan bahwa, pendaftaran bacabup dan bacawabup dibuka mulai 20 April hingga 20 Mei mendatang.

“Kami prinsipnya terbuka, siapapun yang daftar kami terima dan kami ajukan ke DPP untuk dapatkan rekomendasi,’’ kata Puryono.

Disinggung soal bergabungnya PAN ke poros petahana membangun koalisi gendut, Puryono tak ingin ndisiki kersa (mendahului kewenangan).

Pihaknya mengaku tettap menantikan instruksi DPP. Pun, rekom menjadi kewenangan pengurus pusat. 

“Setelah rekom nanti turun ke siapa, baru diketahui gabung dengan koalisi atau poros yang mana,'' jelasnya.

Soal disinggung soal kemungkinan PAN membangun koalisi poros tengah, Puryono menyebut hal itu bukan mustahil terjadi.

Politik di Bumi Reog terlampau dinamis, mendekati detik-detik Pilkada memungkinkan situasi berubah total.

Kendati bermodal tiga kursi, menurutnya adanya poros tengah tidak lepas dari campur tangan koalisi.

''Kami masih menunggu sampai akhir pendaftaran yang akan dapat rekom nanti,'' ujarnya. (gen/kid)

Editor : Budhi Prasetya
#pilkada ponorogo #Sugiri Sancoko #bacawabup #Bacabup #Lisdyarita #Ipong Muchlissoni