Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Gerindra Siapkan Bacabup Tandingan Sugiri - Ipong di Pilkada Ponorogo, Tapi Tetap Cadangkan Strategi Alternatif 

Sugeng Dwi N. • Kamis, 6 Juni 2024 | 18:30 WIB

Ilustrasi bursa pilkada di Madiun Raya (RADAR MADIUN)
Ilustrasi bursa pilkada di Madiun Raya (RADAR MADIUN)
 

PONOROGOJawa Pos Radar Madiun – Perhatian warga Ponorogo memang tertuju pada sosok Sugiri Sancoko dan Ipong Muchlissoni dalam pilkada tahun ini.

Pasalnya dua nama itu yang terlihat paling serius mempersiapkan pencalonannya dalam Pilkada Ponorogo. Termasuk mengikuti penjaringan di sejumlah partai politik (parpol)

Pun, Sugiri Sancoko dan Ipong Muchlissoni adalah seteru politik dalam dua pilkada sebelumnya. Yakni pada pilkada tahun 2015 dan 2020.

Tapi tak menutup kemungkinan munculnya sosok bakal calon bupati (bacabup) lain di tengah-tengah pertarungan rivalitas Sugiri dan Ipong.

Peluang munculnya poros tengah dalam Pilkada Ponorogo 2024 masih terbuka lebar. Salah satunya dari sinyal yang dikeluarkan Partai Gerindra.

Mereka tengah menyiapkan kadernya sebagai baacabup. Partai Gerinda sepertinya ingin mengulang suksesi pilpres bulan Februari lalu.

Dimana Partai Gerindra dan Koalisi Indonesia Maju Ketua berhasil mengantarkan paslon Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih.

Ketua DPC Gerindra Ponorogo Supriyanto mengakui strategi politik partainya tak mengekor pada dua poros yang tengah mencuat di publik.

Baik itu poros petahana Sugiri Sancoko yang digawangi PDIP maupun poros rivalitas Ipong Muchlissoni yang dikomandoi Nasdem.

Gerindra mencoba bersikap tenang, pilih wait and see. Mereka masih mengamati strategi yang dijalankan kedua poros tersebut.

"Strategi Gerindra berbeda dengan lainnya. Gerindra menentukan calon yang akan diusung pada akhir masa pendaftaran di KPU,’’ kata Suprianto.

Supriyanto mengukapkan juga menyiapkan strategi alternatif jika tidak ada kader yang siap maju menjadi bacabup.

Yakni mencalonkan kader maju sebagai bakal calon wakil bupati (bacawabup). Artinya, Gerindra bisa jadi merapat dan memilih salah satu poros yang ada. Entah itu petahana atau rivalitas.

"Pilihan pertama mengajukan kader sebagai calon bupati. Alternatif kedua, Gerindra mencalonkan kader wakil bupati jika ada partai lain yang mendorong calon bupatinya,’’ tegasnya.

Namun Suprianto tidak ingin grusa-grusu menentukan pilihan merapat ke kubu Sugiri atau Ipong.

Saat ini pihaknya masih fokus mengkaji strategi yang menjadi sikap politik Gerindra dalam Pilkada kali ini.

Termasuk menggunakan survei internal untuk menentukan langkah pemenangan, poros, hingga membangun koalisi.

"Gerindra sangat terbuka dengan semua partai. Kami rasa situasinya masih sangat dinamis dengan banyak kemungkinan,’’ tandasnya. (gen/kid)

Editor : Budhi Prasetya
#pilkada #Sugiri Sancoko #Bacabup #ponorogo #Ipong Muchlissoni