Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Kader Muda PKB siap Dipasangan dengan Sugiri atau pun MDS, Andy: Manut, Kalau Direkom Jadi Bacawabup  

Sugeng Dwi N. • Sabtu, 8 Juni 2024 | 18:00 WIB
PILKADA PONOROGO : Sugiri Sancoko dan Lisdyarita mendaftar bacabup dan bacawabup di kantor DPCi Partai Demokrat, Senin (13/5).
PILKADA PONOROGO : Sugiri Sancoko dan Lisdyarita mendaftar bacabup dan bacawabup di kantor DPCi Partai Demokrat, Senin (13/5).

PONOROGOJawa Pos Radar Madiun – Siapa calon pendamping Sugiri Sancoko dalam Pilkada Ponorogo 2024 masih menjadi teka-teki.

Hingga saat ini, jawaban sosok bakal calon wakil bupati (bacawabup) petahana itu masih terus menggantung.

Itu seiring tidak tercantumnya nama Lisdyarita dalam surat dari DPP PDI Perjuangan beberapa waktu lalu. 

Memang saat ini masih ada dua nama yang diketahui mendaftar sebagai bacawabup di sejumlah partai politik (parpol). 

Yakni, kader muda dari PKB dan Partai Gerindra, Ibnu Alfandy Multazam serta Segoro Luhur Kusumo Daru. 

Segoro Luhur dikabarkan bakal menjadi bacawabup Ipong Muchlissoni. Bahkan belakangan Nasdem menyebut jika telah rekomendasi saat Segoro Luhur ke DPW Nasdem Jawa Timur.

Namun, hal itu dibantah oleh Ketua DPC Gerindra Ponorogo Supriyanto. Ayah kandung Segoro Luhur itu menyebut jika rekomendasi belum turun, anaknya hanya menerima surat tugas.

Meski telah menerima Ketua Bappilu DPD Nasddem Ponorogo Sunarto sempat menyebut bahwa surat  

Terlepas dari benar atau tidaknya kabar itu, praktis tinggal menyisakan satu nama calon pendamping Sugiri Sancoko. 

Ibnu Alfandy Multazam, putra Ketua DPC PKB Ponorogo Ibnu Multazam, menjadi kandidat yang mungkin mendampingi petahana pada Pilkada Ponorogo 2024.

Andy, sapaan akrabnya, mengaku siap bersanding dengan siapapun pada kontestasi November mendatang.

Dia sendiko dawuh terhadap arahan partai, enggan pilih-pilih siapa sosok yang akan didampinginya.

Entah itu mewakili Sugiri Sancoko maupun Didik Subagio (MDS). Termasuk disandingkan dengan nama baru, jika ada yang menyusul mendaftar ke partainya.

"Berpasangan dengan siapa saja siap. Manut partai kalau memang nanti direkom sebagai bacawabup,’’ kata Andy.

Saat disinggung kemungkinan mendampingi Kang Giri, panggilan akrab Sugiri Sancoko, menurutnya itu merupakan kesempatan berharga.

Meski demikian, ia menimpali enggan berandai-andai lebih dulu. Andy menilai siapapun tokoh yang macung sebagai bacabup tentu memiliki niat membangun Ponorogo lebih baik.

"Dilihat nantilah (dipasangkan dengan Sugiri Sancoko, Red), tergantung perintah partai saja,’’ jelasnya.

Andy sepakat keikutsertaan kaum muda dalam Pilkada menjadi hal mutlak. Tak sekadar menjadi kader partai yang meramaikan kontestasi.

Dia tidak ingin PKB hanya sebatas parpol penggembira. Sebagai politikus muda berusia 25 tahun, Andy yang bertarung dalam Pileg DPRD Jatim meraup 52.470 suara di dapil Jatim IX.

"Sedikitnya sudah punya modal saat turun ke masyarakat pada pileg lalu,’’ ungkapnya.

Terpisah, Sugiri Sancoko mengungkapkan, saat ini ia dan PDI Perjuangan terus melangkah membangun koalisi dengan parpol lain.

Soal dipasangakan dengan Andy atau justru kembali duet dengan Lisdyarita, ia memberikan jawaban diplomatis.

"Wakilnya siapa tunggu saja, kami sedang tunggu partai untuk diajak kerja sama,’’ ujar Sugiri. (gen/kid)

 

Editor : Budhi Prasetya
#pilkada #Sugiri Sancoko #bacawabup #Bacabup #ponorogo #Ipong Muchlissoni