PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - Ada yang menarik dalam proses pendaftaran bakal calon bupati (bacabup) Muhammad Harun Ar Rasyid (MHR) di Kantor DPC PKB Ponorogo.
Pintu pendaftaran bacabup dan bacawabup DPC PKB Ponorogo terbuka lebar. Pun, Ibnu Multazam terlihat lebih antusias dalam mengikuti kegiatan pendftaran tersebut.
Bahkan tak sedikit yang memprediksi menyebut MHR menjadi kandidat kuat yang bakal mengantongi rekomendasi bacabup dalam Pilkada Ponorogo.
Baca Juga: Bos Peternakan Sapi Asal Bogor Daftar Bacabup Pilkada Ponorogo, Kuda Hitam yang Disiapkan PKB?
Spekulasi lebih jauh juga menyebut jika MHR bakal diduetkan dengan Ibnu Alfandy Yusuf yang nota bene adalah putra kandung Ibnu Multazam.
Itu tersirat dari kata-kata sambutan Ketua DPC PKB Ibnu Multazam yang beberapa kali menyebut nama anaknya selama prosesi pendaftaran MHR hari Rabu (19/6) kemarin.
Pun, diperkuat dengan penampilan MHR dan Ibnu Andy di depan awak media yang hadir dalam prosesi pendaftaran bacabup tersebut.
Keduanya tak segan atau canggung menunjukkan senyum terkembang dalam satu frame foto ketika kamera mengarah ke sosok muda itu.
Momen menarik itu tak urung mengisyaratkan sinyal jika MHR dan Ibnu Andy bakal jadi pasangan bacabup-bacawabup dari PKB.
Jika benar demikian, maka jelas sudah langkah politik parpol berlogo bola dunia itu di Pilkada Ponorogo.
Besar kemungkinan jika mereka bakal membangun kekuatan politik poros tengah diantara rivalitas Sugiri Sancoko dan Ipong Muchlissoni.
Saat disinggung soal kemungkinan duet MHR dan Ibnu Andy, Ibnu Multazam lagi-lagi menjawab dengan penuh teka - teki.
"Andy jadi satu-satunya kader PKB yang masuk bursa pilkada,’’ sebut Multazam.
Kendati enggan dipandang memihak, Multazam menyebut bahwa putranya memiliki posisi setara dengan bacawabup lain yang juga menantikan rekom dari PKB.
Yakni, wabup petahana Lisdyarita yang juga mendaftar beberapa waktu lalu.
"Posisi Andy sama dengan Lisdyarita. Bisa berpasangan dengan siapa saja, asalkan daftar ke PKB,’’ jelasnya.
Disinggung kemistri MHR dengan Andy, Multazam menyerahkan pada yang bersangkutan serta melempar penilaian ke publik.
Menurutnya siapapun orangnya, posisi wakil menjadi kekuatan tersendiri dalam kontestasi. Salah perhitungan menentukan wakil bisa jadi blunder.
"Apakah ada poros baru? Tergantung rekomendasi dari partai nanti,’’ ungkapnya.
Sementara itu, sikap santai ditunjukkan Andy saat menjawab pertanyaan awak media.
Ia yang turut hadir dalam proses pendaftran MHR itu enggan berandai-andai lebih jauh soal pencalonannya.
Menurutnya seluruh kandidat yang mendaftar dari PKB layak maju. Pun, dia siap dipasangkan dengan bacabup yang mendapat rekom dari PKB.
"Semuanya cocok,’’ ujar Andy singkat. (gen/kid)
Editor : Budhi Prasetya