Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Pameran Keris Grebeg Suro 2024 Sajikan Pamor Puluhan Tosan Aji Era Majapahit-Mataram

Sugeng Dwi N. • Senin, 8 Juli 2024 | 02:00 WIB

 

ADI LUHUNG: Puluhan keris dipamerkan di pendapa dalam rangkaian perayaan Grebeg Suro 3-6 Juli.
ADI LUHUNG: Puluhan keris dipamerkan di pendapa dalam rangkaian perayaan Grebeg Suro 3-6 Juli.
 

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Lekukan dan pamor keris masih tetap terjaga meski berusia ratusan tahun.

Puluhan keris dari berbagai era, mulai zaman Majapahit hingga Mataram dipamerkan di Pendapa Kabupaten Ponorogo.

Agenda rutin dalam rangkaian perayaan Grebeg Suro tahun ini bertajuk Spirit of Keris for The World.

Sedikitnya 80 keris, mulai luk 1 hingga 13 terpajang rapi dalam pameran yang digelar digelar 3-6 Juli lalu.

Benda pusaka itu peninggalan dari berbagai daerah di nusantara, mulai pulau Jawa, sampai Sumatera. Selain ajang ekshibisi, sebagian di antaranya juga dijual para empunya.

‘’Ini menjadi satu bentuk apresiasi tentang keris sebagai benda budaya agung warisan dunia yang telah diakui Unesco,’’ ujar Ketua Umum Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia (SNKI) Fadli Zon dalam pembukaan pameran Kamis (4/7) lalu.

Tak sekadar pameran, sang empu turut unjuk gigi langsung proses pembuatan keris. Menjadi bagian edukasi, bahwa keris tidak hanya melulu soal mistis.

Tidak terkecuali mengenalkan pada generasi muda, harapannya lahir pelestari hingga empu keris di masa datang.

‘’Museum yang sedang dibangun sangat membantu kekayaan budaya kita. Nanti kami akan bantu mengisinya, tidak hanya dari para kolektor,’’ ujarnya.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menambahkan, upaya pengembalian artefak Ponorogo turut dilakukan Pemkab bersama SNKI.

Khususnya mengusung beberapa koleksi benda budaya yang tersimpan di museum Belanda.

Bila sukses, nantinya benda-benda sejarah tersebut bakal disimpan di Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP). 

‘’Koleksi-koleksi seperti benda berkaitan dengan reog, keris, serat, kitab, manuskrip dan beberapa benda bersejarah lainnya. Termasuk usahanya meminta kerjasama pengembalian koleksi yang ada di Belanda,’’ ungkap Kang Giri, sapaan bupati. (gen/kid) 

Editor : Budhi Prasetya
#keris #grebeg suro #majapahit #kerajaan #ponorogo