Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Gagal Jadi Panggung Ekonomi Kreatif, Pemanfaatan Lahan Eks Pasar Lanang Kembali ke Rencana Awal, MPP Dibangun 2025

Sugeng Dwi N. • Rabu, 24 Juli 2024 | 01:30 WIB
ASET DAERAH : Lahan eks pasar lanang dibiarkan kosong tanpa pemanfaatan sejak pembongkaran tahun 2023 lalu.
ASET DAERAH : Lahan eks pasar lanang dibiarkan kosong tanpa pemanfaatan sejak pembongkaran tahun 2023 lalu.

PONOROGOJawa Pos Radar Madiun - Pemanfaatan lahan eks Pasar Lanang di Kabupaten Ponorogo ibarat peribahasa, tak ada rotan akar pun jadi.

Bagaimana tidak, setelah harapan pembangunan panggung ekonomi kreatif di lahan eks Pasar Lanang itu batal, Pemkab Ponorogo kembali ke rencana awal.

Lahan seluas 6.350 meter persegi bakal dimanfaatkan untuk gedung Mall Pelayanan Publik (MPP).

Meski harus balik kucing ke rencana semula, Pemkab Ponorogo tak ada pilihan lain ketimbang lahan eks Pasar Lanang itu jadi bahan pergunjingan lantaran tak jelas pemanfaatannya.

Seperti diketahui, bangunan Pasar Lanang di sudut simpang empat Pasar Songgolangit itu dibongkar tahun 2023 lalu.

Lantaran tak kunjung dimanfaatkan selain sebagai lahan parkir, lahan kosong di sekitaran Jalan HOS Cokroaminoto dan Urip Sumoharjo itu kerap mengundang tanya pengguna jalan.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko memastikan, lahan eks Pasar Lanang tersebut tak akan dibiarkan muspro alias terbengkalai sia-sia.

Batal dijadikan sebagai lokasi panggung ekraf, nantinya proyeksi pembangunan dikembalikan ke skema awal. Yakni, sebagai Gedung Mall Pelayanan Publik (MPP).

"Sudah kami masukkan dalam perencanaan RPJM (Rencana Pembangunan Jangka Menengah) 2022 kemarin, dan sudah kami paparkan, jadi tidak kami abaikan,’’ tegas Kang Giri, sapaan bupati.

Kang Giri mengamini keterbatasan anggaran menjadi penyebab proyek tersebut tak kunjung terealisasi.

Tak ingin terabaikan, pembangunan MPP dipastikan dimulai 2025 mendatang. Menyediakan layanan publik terintegrasi, mulai pelayanan pajak daerah, imigrasi, samsat hingga layanan perbankan.

"Nanti halaman bawahnya bisa buat parkir, ada cafenya juga. Sudah kami desain matang-matang,’’ terangnya.

Dia menambahkan, belakangan lahan dimanfaatkan berbagai kegiatan. Salah satunya, Pasar Senggol saat perayaan Grebeg Suro lalu.

"Sudah dirumuskan dananya juga, nanti dimulai 2025,’’ ungkapnya. 

Diberitakan sebelumnya, gambaran pembangunan MPP di lahan eks Pasar lanang itu sempat mengemuka sekitar bulan April tahun 2022.

Wacana pembangunan MPP menguat seiring pembongkaran Pasar lanang pada bulan April 2023.

Pemkab Ponorogo bersikeras membangun MPP di lahan tersebut. Namun akhirnya gagal lantaran keterbatasan anggaran.

Ketika itu rencana pembangunan MPP telah masuk dalam kajian dan pembahasan Disperdakum Ponorogo.

Sayangnya, eksekusi proyek pembangunan terbentur anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2023. Tidak terkecuali dalam tahun anggaran 2024.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Ponorogo Sumarno, waktu itu.

"Betul, sudah masuk kajian. Tapi, tahun depan pun belum tentu bisa diakomodir karena ada beban anggaran Pilkada yang harus kami penuhi bertepatan pesta demokrasi,’’ ucapnya tahun lalu. (gen/kid)

  

Editor : Budhi Prasetya
#Sugiri Sancoko #Pasar Lanang #MPP #ponorogo