PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Kabar soal surat yang diklaim rekomendasi dari DPP PAN ke Ipong Muchlissoni masih menjadi misteri.
Meski pihak Nasdem secara terang-terangan menyebut jika surat yang diterima itu adalah surat "rekomendasi" yang bisa dipakai untuk mendaftarkan pasngan calon (paslon) di Pilkada Ponorogo.
Bahkan mereka menyebut jika surat itu tertera nama Ipong Muchlissoni sebagai bakal calon bupati (bacabup) dan Segoro Luhur Kusumo Daru menjadi bakal calon wakil bupati (bacawabup).
Baca Juga: Tiga Desa di Ponorogo Krisis Air Bersih, BPBD Kirim Bantuan Dua Kali Sepekan
Beredarnya kabar itu selama ini beredar liar di publik melalui jejaring media sosial. Namun belakangan, DPD PAN Ponorogo mulai buka suara terkait surat "rekomendasi" itu.
Partai berlambang sinar matahari berwarna putih itu meragukan keaslian surat yang tersebar luas di jejaring Whatsapp Group (WAG) tersebut.
Pernyataan itu seolah menepis isu jika DPD PAN berpaling ke Ipong yang menjadi rival politik bupati petahana Sugiri Sancoko.
Baca Juga: Pilkada Ponorogo 2020 Dukung Ipong, Tahun Ini PKS Beri Rekomendasi ke Pasangan Sugiri dan Lisdyarita
Seperti diketahui, sebelumnya PAN memberikan surat tugas kepada bacabup Sugiri Sancoko beberapa waktu lalu.
Ketua DPD PAN Ponorogo Wahyudi Purnomo mengaku telah melihat dan meneliti surat yang tersebar WAG tersebut.
Namun pihaknya sendiri belum menerima secara resmi salinan atau tembusan dari surat yang diklaim rekomendasi yang dikeluarkan DPP PAN itu.
"Saat ini saya belum dapat kabar dari DPP juga, kalau ada surat rekomendasi yang sudah keluar berkeliaran itu,’’ kata Wahyudi.
Wahyudi meragukan keaslian surat model B.Persetujuan.Parpol.KWK yang tersebar di sosial media itu.
Meskipun surat ditandatangani dan stempel ketua Umum Zulkifli Hasan serta Sekjen PAN Eddy Soeparno. Hasil konfirmasi DPD ke pusat, pihaknya diminta menunggu.
"Kalau memang DPP sudah turun, mekanismenya tentu melewati DPW baru ke DPD dan kami tentu samina wa athona,’’ jelasnya.
Terlepas dari kebenaran surat rekomendasi tersebut, pihaknya memastikan bakal patuh pada putusan DPP.
Entah itu diturunkan kepada petahana, rivalitas, maupun bakal calon bupati (bacabup) lainnya.
Pihaknya telah mengikuti prosedur yang ada, mengajukan usulan bacabup maupun wakil yang telah mendaftar ke tingkat DPW dan diteruskan ke DPP.
"Kami menunggu kabar resmi, toh nantinya akan turun juga,’’ tandasnya. (gen/kid)
Editor : Budhi Prasetya