PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Suasana haru dan suka cita berampur jadi satu mengiringi prosesi perayaan Hari Jadi Ponorogo 528 hari Minggu (11/8) kemarin.
Ribuan warga Ponorogo tumpah ruah memadapi lokasi acara perayaan peringatan hari Jadi tersebut dengan antusias.
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengakui jika sejumlah tantangan dan aman belum mampu dituntaskan sepenuhnya selama tiga tahun menjabat.
Bagi Kang Giri, sapaan bupati, peringatan hari jadi itu menjadi momen refleksi sekaligus mewujudkan harapan untuk masa yang akan datang.
Namun demikian, dirinya mengungkapkan sederet target pekerjaan yang telah ditetapkan menjadi indikator terukur menakar kinerja pemerintah.
Bidang kesehatan, inovasi layanan diinisiasi demi memudahkan masyarakat Ponorogo mengakses layanan.
Mulai rumah sakit Bantarangin, hingga pembangunan puskesmas baru di Ngrayun.
“Puskemas yang serupa rumah sakit kami bangun di Selur, kami ingin masyarakat ketika sakit tidak harus ke kota, dan segera dapatkan pelayanan agar masyarakat tertolong,’’ kata Kang Giri.
Selain fasilitas layanan kesehatan itu, asupan gizi ibu hamil dan balita mendapat perhatian lebih. Menjadi bagian dari upaya menekan angka prevalensi stunting.
Hasilnya, tiga tahun belakangan angka prevalensi stunting turun signifikan. Dari 15,61 persen pada 2021 turun menjadi 9,33 di tahun 2023.
Capaian itu berdampak signifikan dalam mendongkrak indeks pembangunan manusia (IPM), dari 71,06 pada 2021 lalu menjadi 73,18 di tahun 2023.
“Saat generasi kita mendapat teladan baik dari pemimpin, guru, dan lingkungannya, masyarakat Ponorogo bisa survive. Itulah cara kami membangun,’’ ungkapnya
Disisi lain, rangkaian kegiatan seni budaya turut digelar Kang Giri mendongkrak roda ekonomi, pun, mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
Berbuah nyata, catatan ekonomi Ponorogo tumbuh dari 3,19 persen pada 2021 menjadi 5,14 persen pada 2023 lalu.
Berkorelasi dengan penurunan angka kemiskinan dari 10,26 pada 2021 menjadi 9,53 pada 2023.
“Kami dengan Bunda Lisdyarita berlari kencang, demi kebaikan Ponorogo. Jika ada yang kami lakukan belum membuat masyarakat puas, kami memohon maaf, dan akan bekerja lebih baik kembali,’’ tegas Kang Giri. (gen/kid/*)
PONOROGO 528 TAHUN
Fakta Angka
1.418,62 km persegi luas wilayah
959.500 jiwa jumlah penduduk
42.720 jumlah UMKM
Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
73,18 IPM 2023
71,87 IPM 2022
71,06 IPM 2021
Pertumbuhan Ekonomi
5,14 persen tahun 2023
3,24 persen tahun 2022
3,19 persen tahun 2021
Prevalensi Stunting
15,61 persen tahun 2021
13,53 persen tahun 2022
9,33 persen tahun 2023
Persentase Kemiskinan
9,53 tahun 2023
9,32 tahun 2022
10,26 tahun 2021
Editor : Budhi Prasetya