PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Ratusan warga Desa Wates, Slahung, Ponorogo menggantungkan kelangsungan hidup dari kiriman air bersih DPBD setempat.
Ini lantaran sumur warga mulai mengering di musim kemarau seperti saat ini. Tak hanya itu, air sungai desa setempat pun juga berhenti mengalir.
Kondisi membuat warga setempat kesulitan mendapatkan air bersih. Itu dirasakan sejak sebulan terakhir.
Baca Juga: Krisis Air Bersih, BPBD Ponorogo Jadwalkan Droping di Empat Desa, Kekeringan Diprediksi Meluas
Sebenarnya, krisis air bersih dampak kekeringan di musim kemarau itu dirasakan warga Desa Wates nyaris tiap tahun.
Kepala Desa Wates Suyadi mengatakan tiga dari lima dusun di desanya menjadi langganan kekeringan saat kemarau.
Saat ini Dusun Bedog, serta Joso mengandalkan dropping air bersih dari BPBD untuk mencukupi kebutuhan.
"Saat ini sumber air di lingkungan itu mulai menyusut,’’ kata Suyadi.
Tak ingin wilayahnya masuk kantong kekeringan, pihaknya berharap ada bantuan sumur dalam.
Menurutnya, hal itu menjadi solusi agar warganya tak lagi mengalami krisis air bersih saat kemarau.
"Bantuan air bersih selalu menjadi rebutan, cepat sekali habis karena di sini banyak warganya,’’ lanjutnya.
Kalaksa BPBD Ponorogo Masun memastikan enam ribu liter air bersih dikirim ke Dusun Bedog dan Krajan Tengah, Desa Wates, Selasa (13/8) kemarin.
Sedikitnya 160 KK tersebar di 5 RT dua dusun yang terdampak kekeringan dipastikan teratasi.
Pihaknya turut mengirimkan bantuan berupa dua tandon air serta 50 jeriken ke lokasi.
"Ada satu dusun lagi yakni Dusun Joso yang saat ini kami assessment kondisi ketersediaan airnya,’’ kata Masun.
Hingga BPBD setempat mendata sedikitnya enam wilayah di kabupaten ini mengalami krisis air bersih (selengkapnya lihat grafis).
Pihaknya mengirimkan sedikitnya dua tangki air bersih setiap minggunya ke wilayah tersebut. Merujuk kemarau 2023 lalu, kekeringan tahun ini diprediksi meluas.
"Puncak kemarau memang terjadi di bulan Agustus ini sampai sekitar September. Kami berharap warga memantau kondisi sumur masing-masing dan melaporkan ke BPBD kalau terjadi kekurangan air bersih,’’ pintanya. (gen/kid)
KEKERINGAN DI DESA WATES, SLAHUNG
125 KK, 3 RT di Dusun Krajan Tengah
35 KK, 2 RT di Dusun Bedog
145 KK, 3 RT di Dusun Joso
Editor : Budhi Prasetya