PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Belum ada perkembangan terbaru terkait pencurian laptop milik salah satu komisioner Bawaslu Ponorogo.
Kasus tersebut tengah ditangani Polsek Rejotangan Polres Tulungagung sejak dilaporkan hari Senin (9/9).
Diketahui, tindak kriminalitas pencurian yang disertai perusakan mobil dinas Bawaslu itu terjadi di wilayah Tulungagung, Jawa Timur, hari Sabtu (7/9) malam.
Baca Juga: Soal Hilangnya Laptop Anggota Bawaslu Ponorogo, Pengamat Sebut Data Penting Rawan Disalahgunakan
Ketua Bawaslu Ponorogo Bahrun Mustofa berharap kasus tersebut lekas diusut tuntas. Pun, pelaku tertangkap dan barang laptop yang hilang kembali.
Meski milik pribadi, namun laptop tersebut berisi data penting yang digunakan bekerja staf Bawaslu setempat.
"Sementara belum ada informasi baru, kami masih menunggu kabar dari petugas kepolisian,’’ kata Bahrun.
Sementara itu, Polres Tulungagung memastikan perkara ditelisik usai menerima laporan Senin (9/9) lalu.
Seperti yang diutarakan Kanit Reskrim Polsek Rejotangan, Aiptu Mukadi.
Ia mengungkapkan, pihaknya mendapat informasi adanya mobil komisioner Bawaslu Ponorogo menjadi korban pecah kaca pukul 22.00 WIB.
Baca Juga: Jadi Daerah Asal Pekerja Migran, Dinkes Ponorogo Waspadai Masuknya Virus Monkeypox
Peristiwa itu terjadi saat rombongan tersebut tengah beristirahat di angkringan masuk Desa/Kecamatan Rejotangan, Tulungagung.
"Anggota selepas kejadian sudah kami tugaskan memeriksa TKP (tempat kejadian perkara),’’ kata Mukadi kepada Jawa Pos Radar Tulungagung.
Mukadi menambahkan, tas berisi laptop dan baju di dalam mobil raib digondol maling.
Pelaku terbilang nekat, mengingat kendaraan terparkir hanya selemparan batu, tak lebih 50 meter dari warung tempat komisioner istirahat.
Meski berjarak tidak terlalu jauh, dirinya menyebut bahwa posisi parkir kendaraan operasional itu berada di seberang jalan.
"Lokasi angkringannya di selatan jalan, korban memarkir mobilnya di utara jalan sejauh 50 meteran,’’ tandasnya. (gen/kid)
Editor : Budhi Prasetya