PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Tingkah sejumlah remaja di Ponorogo ini membuat geleng-geleng kepala karena heran.
Bagaimana tidak, mereka nekat terlibat dalam aksi balap liar di jalan raya. Padahal pihak kepolisian sudah mewadahi bakat mereka melalui kegiatan latihan bersama (latber).
Polres Ponorogo mencoba memberangus balap liar melalui latber adu skil berkendara di Jalan Juanda Sabtu sore tiap pekannya.
Tak heran jika ulah puluhan pelajar yang kedapatan trek-trekan di Jalan Suromenggolo membuat personel Satlantas Polres Ponorogo geram.
Mereka pun bertindak tegas. Sedikitnya 39 kendaraan roda dua diamankan kepolisian dari ajang balap liar tersebut.
Kasatlantas Polres Ponorogo AKP Bayu Pratama Sudirno mengatakan, temuan balap liar tersebut didapati petugas dua kali.
Yakni, 33 kendaraan pada Sabtu (31/8), serta enam kendaraan di Minggu malam (1/9).
Selain milik remaja Ponorogo, sebagian di antaranya dari luar daerah seperti Wonogiri.
"Seluruhnya berknalpot brong, dan berbentuk motor race tanpa plat dan spion,’’ jelas Bayu.
Tak pandang bulu, pihaknya bakal menerapkan sanksi tegas. Selain menahan kendaraan, surat izin mengemudi (SIM) para remaja tersebut terancam dicabut.
Dia meminta kepada remaja yang hobi balap untuk memanfaatkan latihan bersama (latber) di Jalan Juanda tiap Sabtu sore.
Pihaknya bakal melakukan pendataan guna memberantas balap liar.
"Kalau yang tertangkap balap liar sampai tiga kali, SIM dicabut. Nanti kami evaluasi juga apakah yang balap liar ini juga ikut latber,’’ tegasnya. (gen/kid)
Editor : Budhi Prasetya