Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Dosen Unida Gontor Bikin Pakan Alternatif, Manfaatkan Hibah Kemendikbudristek untuk Berdayakan Peternak

Mizan Ahsani • Sabtu, 28 September 2024 | 18:16 WIB
Photo
Photo

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Dengan lokasi di ketinggian 800 mdpl, Desa Mrayan, Ngrayun, cocok untuk
pengembangan ternak kambing.

Namun, masalah klasik minimnya pakan pada musim kemarau masih saja terjadi.

Fenomena itu menjadi perhatian dosen Universitas Darussalam (Unida) Gontor.

Melalui hibah Kemendikbudristek skema desa binaan, mereka memberikan pendampingan cara membuat pakan silace dan fermentasi dengan bahan baku rumput odot dan semak lokal.

‘’Selama ini pakannya mengandalkan rumput liar yang ada di hutan,’’ kata Parwi, salah seorang tim dosen Unida sembari menyebut timnya juga beranggotakan Umi Isnatin, Faisal Reza Pradhana, dan Rahmad Kurniawan.

Pakan silace, lanjut dia, berupa campuran rumput odot, gama umami, EM4, dedak, dan molase.

Setelah tercampur dimasukkan ke plastik atau drum.

Kemudian, ditekan hingga tidak terdapat udara di dalamnya.

‘’Disebut kondisi anaerob untuk memaksimalkan proses fermentasi yang berlangsung dan menghindari timbulnya jamur pada pakan,’’ terangnya.

Pembuatan pakan fermentasi sama seperti silase.

Bedanya, dalam larutan EM4 ditambahi molases dengan perbandingan satu tutup botol EM4, satu tutup botol molases, dan satu liter air.

‘’Ditutup rapat seperti proses pembuatan silase,’’ ujarnya.

Dia menyebutkan, proses silase bertujuan memperpanjang masa simpan pakan hijauan serta menjaga nutrisi.

Sedangkan fermentasi bertujuan untuk meningkatkan kandungan nutrisi pada pakan.

‘’Pada kegiatan ini kami menyerahkan bahan tanam rumput odot, gama umami, drum plastik, EM4, dedak, molase, dan terpal,’’ pungkasnya. (fac/isd/*)

Editor : Mizan Ahsani
#kambing #Kemendikbudristek #Hibah #Pakan #ternak