PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda. Ungkapan melegenda itu benar-benar diugemi Pemkab Ponorogo.
Angan Pemkab Ponorogo masuk jejaring kota kreatif UNESCO tinggal selangkah lagi. Itu setelah dipastikan lolos seleksi di tingkat nasional.
Ponorogo ditunjuk mewakili Indonesia dalam penjaringan Unesco Creative Cities Network (UCCN) bersama Kota Malang.
Baca Juga: Ponorogo Gagal Terpilih sebagai City of Craft and Folk Arts UCCN 2023
Tahun lalu, Ponorogo gugur dalam seleksi enam besar dan harus mengakui kreativitas milik Surakarta dan Depok pada UCCN 2023 lalu.
Tahun ini, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) setempat memastikan Bumi Reog lolos enam besar.
Berhasil mengungguli daerah lain seperti Bantul, Tangerang, Malang, Buleleng, dan Makassar.
Baca Juga: Angkat Tema Reog Ponorogo, Gwen Melaju ke Grand Final Indonesian Kids of The Year 2024
"Alhamdulillah kami lolos bersama Kota Malang mewakili Indonesia di UCCN,’’ kata Kepala Disbudparpora Ponorogo Judha Slamet Sarwo Edi.
Menurutnya status UCCN dibutuhkan guna mendongkrak ekonomi kreatif di Ponorogo.
Pun, status tersebut menempatkan Kabupaten Ponorogo masuk dalam jaringan kota kreatif internasional.
"Menjadikan Ponorogo sebagai anggota Jejaring Kota Kreatif Unesco bukan isapan jempol,’’ kelakarnya. (gen/kid)
Editor : Budhi Prasetya