Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Saluran Pembuangan Tersumbat Sampah, Ruas Jalan Depan Pasar Legi Tergenang

Sugeng Dwi N. • Selasa, 22 Oktober 2024 | 22:00 WIB

Ilustrasi Foto : Petugas BPBD dan BBWS Bengawan Solo menerjunkan alat berat mengeruk sedimentasi di Sungai Jenes beberapa waktu lalu untuk meminimalisir banjir saat musim hujan.
Ilustrasi Foto : Petugas BPBD dan BBWS Bengawan Solo menerjunkan alat berat mengeruk sedimentasi di Sungai Jenes beberapa waktu lalu untuk meminimalisir banjir saat musim hujan.

PONOROGOJawa Pos Radar Madiun – Guyuran hujan membuat ruas jalan di sebagian wilayah kecamatan Ponorogo tergenang air. Salah satunya terlihat di Jalan Soekarno-Hatta.

Genangan air ruas jalan di depan Pasar Legi Ponorogo itu terpantau setinggi lutut orang dewasa.

Perlu diketahui, ruas Jalan Soekarno-Hatta sisi timur itu memang menjadi langganan tergenang air saat hujan deras. 

Baca Juga: BPBD Sebut Dampak Kekeringan Tahun Ini Lebih Parah dari Tahun Lalu, 3.690 Jiwa Krisis Air Bersih

Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Ponorogo sempat terjun ke lokasi tersebut.

Hasilnya, genangan air di Jalan Soehat disebabkan jalur pembuangan menuju saluran air tersumbat sampah. Sehingga aliran air tidak lancar.

"Setelah kami periksa di lapangan, kondisi tersebut disebabkan pembuangan menuju saluran air tersumbat sampah,’’ kata Kabid Kawasan Permukiman DPUPKP Ponorogo Dwi Puspitorini.

Baca Juga: Apes, Mobil Travel Ringsek Tertimpa Pohon Tumbang di Depan Kantor Satlantas Polres Ponorogo

Selain Jalan Soekarno-Hatta, pihaknya turut mendapati genangan air di beberapa ruas jalan lain.

Seperti di genangan air sepanjang Jalan Jarakan-Kalibening. Penyebabnya, saluran air tersumbat pohon besar.

"Makanya air meluap sepanjang jalan,’’ jelasnya.

Kondisi parah terjadi di Jalan Sumatera. Saluran irigasi tak mampu menampung kiriman air. Idealnya saluran irigasi tersebut berfungsi untuk pengairan pertanian.

Baca Juga: Sedimentasi Sungai di Madiun Capai Satu Meter, Wajib Dikeruk untuk Antisipasi Banjir saat Musim Hujan

"Beda dengan drainase, saluran irigasi itu fungsinya memang ke sawah. Jadi mengecil di ujungnya sehingga tidak mampu menampung air,’’ jelasnya.

Pihaknya telah melakukan upaya penanganan darurat. Disinggung solusi jangka panjang, Dwi membeberkan rencana perbaikan dan pelebaran saluran terbentur keterbatasan anggaran.

"Kalau untuk perbaikan bisanya mengajukan 2025 karena ini sudah masuk akhir tahun,’’ ungkapnya. (gen/kid) 

Editor : Budhi Prasetya
#tergenang air #saluran air #sampah #banjir #ponorogo #pasar legi