Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Dua Paslon Pilkada Ponorogo Saling Kritik Program saat Debat Publik, Pengamat Politik Sebut Keduanya Punya Gimik 

Sugeng Dwi N. • Jumat, 25 Oktober 2024 | 22:30 WIB

POLITIK SEHAT : Calon bupati (cabup) Ipong Muchlissoni dan Sugiri Sancoko didampingi calon wakil bupati (cawabup) masing-masing saatmengikuti debatpublik perdana Pilkada Ponorogo, Rabu (23/10) lalu.
POLITIK SEHAT : Calon bupati (cabup) Ipong Muchlissoni dan Sugiri Sancoko didampingi calon wakil bupati (cawabup) masing-masing saatmengikuti debatpublik perdana Pilkada Ponorogo, Rabu (23/10) lalu.

PONOROGOJawa Pos Radar Madiun - Pasangan calon (paslon) Ipong Muchlissoni - Segoro Luhur Kusumo Daru dan Sugiri Sancoko - Lisdyarita saling adu program dalam debat publik perdana Pilkada Ponorogo.

Bahkan, keduanya sempat mengkritisi program rivalnya dalam debat publik yang digelar hari Rabu (23/10) malam lalu.

Calon bupati paslon 01 Ipong Muchlissoni menyebut sejumlah program duet petahana Sugiri-Lisdyarita terkait kualitas jalan.

Baca Juga: Ipong Janjikan Dana Perbaikan Jalan Desa Rp 300 Juta per Tahun, Sentil Program Petahana saat Debat Publik Perdana 

Itu berdasar pada keluhan masyarakat yang ditemuinya saat berkunjung ke sejumlah desa-desa di Ponorogo.

Ia bahkan melemparkan pertanyaan terkait program lainnya kepada Sugiri yang menyandang status petahana dalam Pilkada Ponorogo 2024.

Ia berharap jawaban yang diberikan bisa menjadi pencerahan bagi warga yang tercatat sebagai pemilih.

Hasil kajian tidak memungkinkan untuk dilanjutkan. Menurutnya, itu terkait dengan kemampuan anggaran dan rasa keadilan. 

Umrah gratis bagi marbot memang dipandang bagus, namun dia menilai hal tersebut tidak adil dalam proses pemberangkatan.

"Kalau fiskal kita cukup kenapa tidak lanjut? Tapi itu kalau duitnya cukup,’’ ucap Sugiri. 

Jalannya debat publik itu tak luput dari perhatian pengamat politik.  Menurut mereka kedua cabup pernah menjabat sebagai bupati membuat tensi debat sedikit hangat.

Keduanya saling kritik program yang dijalankan selama menjabat sebagai Bupati Ponorogo.

Baca Juga: Debat Publik Perdana Pilkada Ponorogo Digelar Terbuka Terbatas, Pihak Keamanan Lakukan Penyekatan Massa Pendukung

Lukman Santoso, pengamat politik Ponorogo, mengungkapkan bahwa baik paslon nomor urut 01 maupun 02 memiliki gimik masing-masing dalam menarik perhatian.

Sisi romantisme misalnya, keduanya terlihat menunjukan kemistri, entah lewat bergandengan hingga saling rangkul antar paslon.

"Seperti mereka sama-sama ingin bangkitkan memori masyarakat,’’ kata Dosen Hukum Tata Negara IAIN Ponorogo tersebut.

Dia menambahkan, kedua paslon saling mengamati ‘kartu’ satu sama lain. Melihat isu mana yang diangkat, baik untuk menaikkan elektabilitas maupun menjatuhkan popularitas lawan.

Baca Juga: PCNU Ponorogo Ganti Kepengurusan, Idam Mustofa Didapuk Jadi Ketua, Ini Tantangan yang Dihadapi

Kendati diakuinya, baik Ipong dan Sugiri kurang menjabarkan pekerjaan yang bakal mereka lakukan pada lima tahun mendatang.

Namun Lukman memandang fenomena take and give (memberi dan menerima) dalam debat publik itu lumrah terjadi. 

"Memang keduanya harus siap dikritik, karena pasti punya jejak baik dan tidak baik, ada kelebihan dan punya kekurangan selama menjabat,’’ jelasnya.

Baca Juga: Berijtihad Tingkatkan Tata Kelola Desa, Tim PKM UIN Sunan Ampel Surabaya Lakukan Pendampingan Penyusunan RKP Desa di Ngrayun Ponorogo

Disinggung siapa yang paling menguasai panggung debat perdana, Lukman menilai Ipong dan Sugiri memiliki momentum masing-masing dalam setiap sesi debat.

Baik itu masalah infrastruktur, kesehatan, pertanian hingga budaya. Dari evaluasi yang ada, Lukman memprediksi tiap tim telah mengantongi ‘bahan’ bakal debat kedua 6 November mendatang.

"Kami optimis debat kedua pasti akan ada kejutan, karena di debat pertama ini mayoritas masih melihat kartu lawan,’’ ungkapnya. (gen/kid/sib)

Editor : Budhi Prasetya
#umrah gratis #pilkada #Sugiri Sancoko #debat publik #ponorogo #Ipong Muchlissoni