Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Banjir Genangi Rumah, Belasan Warga Diungsikan ke Markas BPBD Ponorogo, Satu Rumah Roboh

Sugeng Dwi N. • Selasa, 26 November 2024 | 18:15 WIB
Ilustrasi Foto : Petugas TNI mengevakuasi warga terdampak bencana banjir.
Ilustrasi Foto : Petugas TNI mengevakuasi warga terdampak bencana banjir.

PONOROGOJawa Pos Radar Madiun - Bencana banjir dilaporkan menggenangi sejumlah wilayah di Ponorogo.

BPBD Ponorogo mencatat setidaknya lima kecamatan terdampak bencana banjir pada Minggu (24/11) petang.

Luapan air menggenangi rumah dan fasilitas umum. Belasan warga terpaksa harus dievakuasi ke tempat yang aman.

Baca Juga: Saluran Air Meluap, Jalan Letjen Supratman Ponorogo Ditutup, Warga: Setiap Hujan Deras...

Kalaksa BPBD Ponorogo masun membenarkan bencana hidrometeorologi awal musim hujan tersebut.

Ia mengungkapkan, bencana banjir dilaporkan terjadi di 12 titik berbeda. Terparah luapan air terjadi di Jalan Niken Gandini, Kelurahan Singosaren, Ponorogo (selengkapnya lihat grafis).

Di sana, belasan warga dievakuasi menggunakan perahu karet. Penyebabnya, sungai tak mampu menahan volume air hingga meluap.

"Ada sekitar sembilan warga di Kelurahan Singosaren yang kami ungsikan ke Mako BPBD selama satu malam,’’ kata Masun.

Ketinggian banjir bervariasi, mulai mata kaki hingga dada orang dewasa.

Selain di Kelurahan Singosaren, sejumlah warga juga dievakuasi dari Jalan Juanda, Kelurahan Tonatan, dan Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Ronowijayan.

"Total ada sekitar 18 pengungsi di Mako BPBD, belum termasuk warga yang mengungsi di rumah kerabat atau saudara,’’ ungkapnya.

Baca Juga: Parah! Aki Dicuri, Satu EWS Tanah Longsor di Ponorogo Terpaksa Dinonaktifkan

Dari asesmen awal, diketahui pendangkalan menjadi penyebab utama banjir. Selain faktor tingginya curah hujan yang mengguyur Ponorogo sejak Minggu siang itu.

"Air mulai surut dini hari, dan hari ini (kemarin, Red) warga sudah kembali ke rumah dan membersihkan lingkungan masing-masing,’’ tambahnya.

Pihaknya turut mencatat dampak banjir dadakan di Desa Plalangan, Jenangan, juga terbilang parah.

Diketahui rumah dua lantai milik Suci Winarsih, warga setempat roboh setelah fondasinya terkikis aliran sungai.

"Sudah rusak semua, lantai atas juga ikut rusak,’’ ungkap Suci.

Suci menambahkan, insiden terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, saat itu dia dan Ivandi Rio, anaknya, tengah menikmati sore di ruang tamu.

Di tengah suara hujan, tiba-tiba terdengar gemuruh dari timur rumah. Saat diperiksa ternyata tiang listrik yang mepet rumahnya ambrol.

Mengetahui hal itu, Suci bergegas menarik Ivandi. Keduanya berusaha menyelamatkan diri.

"Saat saya keluar rumah, bangunannya juga ikut roboh,’’ imbuhnya. (gen/kid)

 

TITIK LOKASI BENCANA BANJIR PONOROGO

Kecamatan Jenangan

Jalan Niken Gandini, Kelurahan Singosaren

Kecamatan Kota

Jalan Ir. Juanda Gg 6, Mayak, Kelurahan Tonatan

Jalan D.I Panjaitan, Kelurahan Purbosuman

Jalan Kalimantan, Kelurahan Mangkujayan

Jalan Tlutur, Kelurahan Pinggirsari

Kecamatan Siman

Jalan Letjend Suprapto, Ronowijayan

Jalan Ki Ageng Kutu, Desa Patihan Kidul

Jalan Menur, Kelurahan Ronowijayan

Dusun 3 Sekaran, Desa Sekaran

Kecamatan Sukorejo

Jalan Raya Sampung, Dusun Ngambakan, Desa Bangunrejo

Kecamatan Sampung

Dusun Turen, Desa Ringin Putih

Dusun Kalangan, Desa Carangrejo

Editor : Budhi Prasetya
#musim hujan #bencana banjir #hidrometeorologi #ponorogo