Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Eks Mobil Dinas Laris Manis, Ditarget Rp 1,3 Miliar, Realisasi Lelang Kendaraan Operasional Tembus Rp 1,6 Miliar

Sugeng Dwi N. • Rabu, 4 Desember 2024 | 00:00 WIB

 

BELUM FINAL: DPRD dan Pemkab Ponorogo mengkaji wacana lelang mobil dinas, gantinya menggunakan mobil sewa untuk kendaraan operasional. (AJI PUTRA/JAWA POS RADAR PONOROGO)
BELUM FINAL: DPRD dan Pemkab Ponorogo mengkaji wacana lelang mobil dinas, gantinya menggunakan mobil sewa untuk kendaraan operasional. (AJI PUTRA/JAWA POS RADAR PONOROGO)
 

PONOROGOJawa Pos Radar Madiun – Lelang kendaraan operasional eks mobil dinas lingkup Pemkab Ponorogo laris manis.

Sebanyak 43 kendaraan roda dua (R2) dan 30 roda empat (R4) nyaris habis terjual dalam lelang hari Senin (2/12).

Hanya tersisa enam unit saja. Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Ponorogo menaksir hasil lelang tembus di angka Rp 1,6 miliar.

Baca Juga: BPPKAD Ponorogo Lelang Belasan Mobil Dinas Eks Kadin, Sumarno: Ada yang Baru Beli Tahun 2015

Kabid Aset BPPKAD Ponorogo Dhutarso Aviantoro mengungkapkan, lelang kendaraan dibagi dalam tiga sesi, mulai pukul 10.00 hingga 11.30 WIB.

Menggandeng Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Madiun, puluhan peserta lelang dari berbagai daerah berdatangan.

"Awalnya kami targetkan pemasukan Rp 1,3 miliar, tapi hasil penghitungan kami pemasukan total lelang sekitar Rp 1,6 miliar. Padahal masih ada tiga motor dan tiga mobil yang belum terjual,’’ kata Avi.

Baca Juga: Hasil Lelang 42 Eks Kendaraan Dinas, BPKAD Ponorogo Kantongi Rp 185 juta, Honda XL Paling Diminati

Selain jumlah peserta membeludak dan berdatangan dari luar pulau, sejumlah kendaraan naik dengan harga melambung nyaris dua kali lipat dari limit.

Kijang Innova, eks mobil dinas (mobdin) operasional kepala dinas misalnya, harga limit Rp 70-an juta, laku Rp 136-an juta.

"Yang paling diminati memang eks kendaraan kepala dinas, mayoritas di atas seratus juta,’’ jelasnya.

Baca Juga: Pimpinan DPRD Ponorogo Legawa Tak Dibekali Mobil Dinas, Siap Perja Pakai Kendaraan Pribadi

Selain kualitas barang bagus, Avi menilai kesempatan para calon pembeli yang melihat langsung kendaraan juga mempengaruhi nilai tawar.

Buktinya, sejumlah peserta langsung mematok harga selisih tinggi ketimbang nilai limit.

Meskipun dengan jaminan 100 persen dari nilai limit barang yang dilelang.

"Kondisinya mayoritas masih bagus. Hasil lelang menjadi pendapatan asli daerah (PAD) dan optimalisasi aset daerah,’’ ujarnya. (gen/kid)  

Editor : Budhi Prasetya
#KPKNL Madiun #lelang #mobil dinas #kendaraan operasional #Inova #ponorogo