PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun– Tidur warga tujuh kecamatan di Ponorogo tidak lelap hari Senin dini hari (16/12) kemarin.
Itu lantaran banjir menggenangi kawasan permukiman mereka. Bencana hidrometeorologi itu berawal dari meluapnya daerah aliran sungai (DAS) Solo.
Informasi yang dihimpun, banjir menggenangi rumah warga Desa Grogol, Sawoo, mulai hari Minggu malam (15/12).
Saat Senin dini hari, genangan air tersebut meluas hingga Desa Maguwan, Sambit. Bahkan juga menerjang Desa Jabung, Mlarak yang menjadi titik terparah terdampak banjir tahun ini.
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengungkapkan, banjir yang menggenangi rumah warga itu akibat tanggul sungai di Desa Grogol, Sawoo jebol.
Pun, kondisi itu diperparah dengan intensitas hujan yang tinddi dan kiriman air dari hulu sungai.
Baca Juga: BPBD Ponorogo Siap Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi, Lakukan Normalisasi 22 Sungai Rawan Banjir
Hal tersebut membuat debit air di sungi yang mengalir di wilayah Jenes, Kecamatan Ponorogo (Kota) yang menjadi hilir, naik.
"Kami sempat turun langsung malam hari memantau langsung kondisi warga, sambil mengajak untuk mengungsi karena air semakin meninggi,’’ kata Kang Giri, sapaan bupati.
Dari hasil inventarisir, Kang Giri menyatakan bahwa sedikitnya tujuh kecamatan terdampak banjir.
Yakni, Kecamatan Sawoo, Sambit, Jetis, Kota, Siman, Balong, serta Kec. Mlarak (selengkapnya lihat grafis).
Ketinggian air bervariasi, mulai setinggi mata kaki hingga sedada orang dewasa. Bahkan dua warga turut dilaporkan meninggal dunia hanyut terbawa arus banjir.
"Kami tentu sangat menyesalkan ada korban, dan berbela sungkawa sedalamnya,’’ jelasnya sembari menyebut fasilitas umum seperti sekolah turut terdampak.
Puluhan petugas, relawan hingga TNI, Polri dikerahkan dalam penanganan kedaruratan bencana.
Membantu evakuasi warga serta memperbaiki sementara tanggul yang jebol di beberapa titik. Ratusan warga terdampak diungsikan ke Pendapa Pemkab Ponorogo.
"Ada beberapa titik pengungsian, di masjid sampai pendopo agar penanganan semakin cepat,’’ tandasnya. (gen/kid)
WILAYAH PONOROGO TERDAMPAK BANJIR
Kecamatan Sambit
Maguwan
Kecamatan Mlarak
Nglumpang, Jabung
Kecamatan Jetis
Tegalsari, Josari, Wonokerto
Kecamatan Ponorogo
Paju, Purbosuman, Brotonegaran, Pakunden, Kepatihan
Kecamatan Balong
Bajang
Kecamatan Siman
Sekarang, Demangan, Beton
Kecamatan Sawoo
Grogol
BANJIR BESAR DI PONOROGO DARI TAHUN KE TAHUN
2007
Banjir bandang terbesar
2019
5 kecamatan diterjang banjir
2024
7 kecamatan diterjang banjir
2 nyawa melayang
TITIK BANJIR MENAHUN
- Desa Jabung, Mlarak
- Wilayah Jenes dan sekitarnya
- Kelurahan Paju, Ponorogo (kota)
Editor : Budhi Prasetya