Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Banjir Besar di Ponorogo Genangi Tujuh Kecamatan, Kang Giri: Kami Menyesalkan Ada Korban Jiwa

Sugeng Dwi N. • Selasa, 17 Desember 2024 | 18:45 WIB

RUMAH DUKA: Banjir menggenangi rumah ABD, bocah 12 tahun yang jadi korban tewas banjir di Ponorogo pada Senin hari ini, 16 Desember 2024.
RUMAH DUKA: Banjir menggenangi rumah ABD, bocah 12 tahun yang jadi korban tewas banjir di Ponorogo pada Senin hari ini, 16 Desember 2024.
 

PONOROGOJawa Pos Radar Madiun– Tidur warga tujuh kecamatan di Ponorogo tidak lelap hari Senin dini hari (16/12) kemarin.

Itu lantaran banjir menggenangi kawasan permukiman mereka. Bencana hidrometeorologi itu berawal dari meluapnya daerah aliran sungai (DAS) Solo.

Informasi yang dihimpun, banjir menggenangi rumah warga Desa Grogol, Sawoo, mulai hari Minggu malam (15/12).

Baca Juga: Banjir Genangi Sejumlah Wilayah, Polisi Pantau Titik Rawan Bencana, Berlakukan Buka Tutup di Jalur Ponorogo-Pacitan

Saat Senin dini hari, genangan air tersebut meluas hingga Desa Maguwan, Sambit. Bahkan juga menerjang Desa Jabung, Mlarak yang menjadi titik terparah terdampak banjir tahun ini.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengungkapkan, banjir yang menggenangi rumah warga itu akibat tanggul sungai di Desa Grogol, Sawoo jebol.

Pun, kondisi itu diperparah dengan intensitas hujan yang tinddi dan kiriman air dari hulu sungai.

Baca Juga: BPBD Ponorogo Siap Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi, Lakukan Normalisasi 22 Sungai Rawan Banjir

Hal tersebut membuat debit air di sungi yang mengalir di wilayah Jenes, Kecamatan Ponorogo (Kota) yang menjadi hilir, naik.

"Kami sempat turun langsung malam hari memantau langsung kondisi warga, sambil mengajak untuk mengungsi karena air semakin meninggi,’’ kata Kang Giri, sapaan bupati.

Dari hasil inventarisir, Kang Giri menyatakan bahwa sedikitnya tujuh kecamatan terdampak banjir.

Baca Juga: Dua Tewas Akibat Banjir Besar Ponorogo Hari Ini, Bocah dan Penolongnya Tak Selamat, Polisi Beberkan Kronologi Kejadian

Yakni, Kecamatan Sawoo, Sambit, Jetis, Kota, Siman, Balong, serta Kec. Mlarak (selengkapnya lihat grafis).

Ketinggian air bervariasi, mulai setinggi mata kaki hingga sedada orang dewasa. Bahkan dua warga turut dilaporkan meninggal dunia hanyut terbawa arus banjir.

"Kami tentu sangat menyesalkan ada korban, dan berbela sungkawa sedalamnya,’’ jelasnya sembari menyebut fasilitas umum seperti sekolah turut terdampak.

Puluhan petugas, relawan hingga TNI, Polri dikerahkan dalam penanganan kedaruratan bencana.

Membantu evakuasi warga serta memperbaiki sementara tanggul yang jebol di beberapa titik. Ratusan warga terdampak diungsikan ke Pendapa Pemkab Ponorogo.

"Ada beberapa titik pengungsian, di masjid sampai pendopo agar penanganan semakin cepat,’’ tandasnya. (gen/kid) 

 

WILAYAH PONOROGO TERDAMPAK BANJIR

Kecamatan Sambit

Maguwan

Kecamatan Mlarak

Nglumpang, Jabung

Kecamatan Jetis

Tegalsari, Josari, Wonokerto

Kecamatan Ponorogo

Paju, Purbosuman, Brotonegaran, Pakunden, Kepatihan

Kecamatan Balong

Bajang

Kecamatan Siman

Sekarang, Demangan, Beton

Kecamatan Sawoo

Grogol

 

BANJIR BESAR DI PONOROGO DARI TAHUN KE TAHUN

2007

Banjir bandang terbesar

2019

5 kecamatan diterjang banjir

2024

7 kecamatan diterjang banjir

2 nyawa melayang

 

TITIK BANJIR MENAHUN

- Desa Jabung, Mlarak

- Wilayah Jenes dan sekitarnya

- Kelurahan Paju, Ponorogo (kota)

Editor : Budhi Prasetya
#bupati #pengungsi #bencana #banjir #tanggul jebol #ponorogo