PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - Bencana banjir yang sempat merendam sejumlah wilayah Ponorogo hari Minggu (15/12) sore dan Senin (16/12) pagi sudah surut.
Diketahui, bencana banjir tersebut membuat sejumlah warga diungsikan. Para pengungsi itu sementara ditampung di Pendapa Pemkab Ponorogo.
Setelah banjir surut, para pengungsi itu pun kembali ke rumah masing-masing.
Baca Juga: Sembilan Titik Tanggul Jebol Diduga Jadi Penyebab Banjir Ponorogo, Ini Kata Kepala DPUPKP
Kendati nihil pengungsi, dapur umum yang dibangun Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-PPPA) Ponorogo tetap bertugas.
Asap dapur umum tetap mengepul. Proses memasak makanan bantuan bagi para pengungsi tetap dilakukan.
Kepala Dinsos-PPPA Ponorogo Supriyadi mengatakan, keberadaan dapur umum terus difungsikan hingga beberapa waktu ke depan.
Baca Juga: Banjir Besar Rendam Ponorogo, Tanah Longsor Hantam Rumah Warga Ngawi, Satu Warga Terluka
Mengolah makanan hingga siap santap, pun didistribusikan ke relawan serta warga terdampak banjir.
Mengingat dampak banjir yang melanda Ponorogo itu membuat ekonomi warga terdampak terganggu.
"Warga juga belum bisa langsung masak walaupun sampai di rumah bahkan berasnya terendam juga. Jadi kebutuhan kami cukupi di beberapa titik,’’ kata Supri.
Baca Juga: Update Banjir Ponorogo: BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca, Pemprov Jatim Perbaiki Tanggul Jebol
Sedikitnya 12 ribu nasi bungkus siap santap didistribusikan ke warga setiap hari. Dibagikan oleh relawan secara door to door ke wilayah terdampak tiga kali sehari.
Pihaknya memastikan bantuan makanan tersebut memenuhi nilai gizi seimbang dan layak konsumsi.
"Dapur umum ada di TP PKK Pendapa, ada juga di Dinsos-PPPA, pagi siang malam terus beroperasi,’’ ungkapnya. (gen/kid)
Editor : Budhi Prasetya