Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Pemkab Ponorogo Beli 500 Dosis Vaksin PMK,  Tetap Tunggu Bantuan Pemerintah Pusat

Sugeng Dwi N. • Jumat, 10 Januari 2025 | 00:00 WIB

LEMAS: Sapi milik Kayun, warga Desa Jimbe, Jenangan, Ponorogo, diduga terpapar virus PMK.
LEMAS: Sapi milik Kayun, warga Desa Jimbe, Jenangan, Ponorogo, diduga terpapar virus PMK.
 

PONOROGOJawa Pos Radar Madiun – Sebaran wabah penyakit mulut dan kuku di Ponorogo tak terbendung.

Jumlah sapi ternak warga yang diduga terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK) semakin bertambah, naik dua kali lipat.

Menurut catatan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispertahankan) Ponorogo, sedikitnya 346 ekor sapi terinfeksi virus PMK sejak akhir 2024 lalu.

Ratusan hewan ternak milik warga yang terpapar tersebut tersebar di 16 kecamatan. Bahkan, beberapa di antaranya harus dipotong paksa.

Kabid Bidang Peternakan, Kesehatan Hewan dan Perikanan (PKHP) Dispertahankan Siti Barokah mengatakan, upaya pencegahan terus dilakukan.

Salah satunya, mendatangkan 500 dosis vaksin secara mandiri beberapa hari terakhir.

"Vaksin dari pusat belum ada  untuk saat ini, kami beli pakai APBD, jumlahnya tidak banyak karena kita tidak tahu kalau ini akan ada PMK yang tiba-tiba muncul,’’ kata Barokah.

Keterbatasan stok vaksin membuat proses distribusi vaksin dibatasi. Sementara waktu, pemberian virus anti PMK itu dilakukan ke zona hijau atau non wabah.

Hingga Rabu tanggal 8 Januari 2025, vaksin PMK telah menjangkau 150 sapi dan 180 kambing.

"Kami harapkan puskeswannya ikut mengajukan, agar tidak hanya by request dari masyarakat saja,’’ jelasnya.

Populasi sapi di kabupaten ini mencapai 68 ribu ekor. Sebagian besar di antaranya telah tervaksin beberapa waktu lalu.

Saat ini, pihaknya masih menanti bantuan vaksin PMK dari pemerintah pusat.

"Karena keterbatasan anggaran sementara ini baru bisa untuk 500 ekor. Kalau ada pergeseran anggaran, nanti kita beli lagi vaksinnya,’’ tandasnya. (gen/kid)

Editor : Budhi Prasetya
#penyakit mulut dan kuku #Vaksin PMK #ponorogo #wabah