PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - Monumen reog baru dibangun di simpang empat Mlilir.
Monumen reog itu menjadi ikon baru di perempatan yang jadi pintu masuk ke Kabupaten Ponorogo dari arah utara itu.
Monumen setinggi 4,5 meter terlihat mirip seperti sebuah karya seni. Ratusan knalpot brong disusun menyerupai dadak merak dalam kesenian reog.
Baca Juga: Proyek Monumen Reog Ponorogo Dapat Atensi Khusus dari Pusat, Sesmenko Perekonomian Bilang Begini
Informai yang dihimpun, monumen reog unik itu terbuat dari susunan 518 knalpot brong hasil sitaan Polres Ponorogo setahun belakangan ini.
Kapolres Ponorogo AKBP Anton Prasetyo mengatakan, instalasi seni dengan lebar tiga meter itu sengaja dipasang di pintu masuk kabupaten ini.
Monumen reog bertajuk Ponorogo Zero Knalpot Brong itu diresmikan pada hari Senin 13 Januari 2025.
Baca Juga: Pembangunan Monumen Reog dan Museum Peradaban Sudah 85 Persen, Proyek Terus Dikebut
Menurut kapolres, monumen terebut menjadi penanda larangan penggunaan knalpot non standar.
"Kami sudah melakukan upaya menekan penggunaan knalpot brong maupun balap liar, salah satunya dengan penindakan,’’ kata Anton.
Bupati Sugiri Sancoko mengapresiasi pembangunan monumen reog berbahan knalpot bukan standar prabrik itu.
Baca Juga: Megaproyek Monumen Reog dan Museum Peradaban Jalan Terus, Upaya Sugiri-Lisdyarita Dongkrak PAD
Dirinya mengamini jika penggunaan knalpot bersuara keras tersebut kerap menimbulkan keluhan dan mengganggu ketertiban warga.
"Hari ini Pak Kapolres mampu menyelesaikan problematika yang menggelisahkan kita bersama dengan cara arif. Knalpot brong disita lalu dijadikan monumen,’’ kata Kang Giri, sapaan bupati. (gen/kid)
Editor : Budhi Prasetya