Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Terima Bantuan 3.500 Dosis dari Pemerintah Pusat, Dispertahankan Ponorogo Masih Butuh Tambahan Vaksin PMK  

Sugeng Dwi N. • Rabu, 22 Januari 2025 | 22:30 WIB

PENYAKIT: Sapi pedaging menjadi salah satu jenis sapi yang mudah terserang wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Dispertahankan Ponorogo gelar vaksinasi hewan ternak.
PENYAKIT: Sapi pedaging menjadi salah satu jenis sapi yang mudah terserang wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Dispertahankan Ponorogo gelar vaksinasi hewan ternak.
 

PONOROGOJawa Pos Radar Madiun – Sebaran wabah penyakit mulut dan kuku di zona hijau coba ditangkal.

Vaksin pencegah penyakit mulut dan kuku (PMK) mulai didistribusikan ke wilayah yang masuk dalam zona hijau di Kabupaten Ponorogo.

Itu setelah pihak dinas pertanian, ketahanan pangan, dan perikanan (dispertahankan) setempat menerima bantuan 3.500 dosis vaksin PMK dari pemerintah pusat.

Baca Juga: Sidang Lanjutan PHPU Pilkada Ponorogo, KPU Klaim Klarifikasi Langsung Soal Ijazah Cabup Sugiri Sancoko 

Kepala Dispertahankan Ponorogo Supriyanto mengungkapkan, penyuntikan vaksin dimulai sepekan terakhir.

Sasaran vaksinasi adalah wilayah yang minim temuan kasus PMK, alias kawasan zona hijau.

Seperti Kecamatan Pulung, Pudak, Sooko, Ngebel, Balong serta beberapa daerah lain yang minim penyebaran kasus.

Baca Juga: Virus PMK Masih Menebar Teror, Penutupan Pasar Hewan di Ponorogo Bakal Diperpanjang Dua Minggu

"Yang sakit tentu tidak bisa divaksin, jadi kami prioritaskan mencegah sapi sehat terjangkit,’’ ucapnya.

Supriyanto menambahkan, program vaksinasi penyakit mulut dan kuku itu ditarget selesai akhir bulan Januari 2025.

"Setiap hari kami menginstruksikan dokter hewan untuk turun, melakukan vaksinasi,’’ ungkapnya. 

Baca Juga: Ngebet Nyawer LC Idaman Hati, Pria Pengangguran di Ponorogo Garong Rumah Tetangganya Sendiri, Ditangkap saat...

Pihaknya berharap pemerintah pusat kembali menggelontorkan bantuan vaksin PMK ke daerah sebelum program vaksinasi selesai.

Menurut hitungannya, pihaknya masih memerlukannya untuk melakukan vaksinasi 68 ribu sapi pedaging di Ponorogo. 

Menurut catatan Dispertahankan Ponorogo, jumlah temuan penyakit mulut dan kuku yang menyerang hewan ternak saat ini mencapai 500 kasus.

Sebagian di antaranya dilaporkan mati maupun dipotong paksa. Sekitar 167 sapi dipastikan lolos dari maut.

Hewan ternak milik warga itu dilaporkan kembali sehat usai mendapat perawatan intensif dengan bantuan mantri hewan setempat.

"Tingkat kesembuhannya sekitar 30 persen, semoga terus meningkat,’’ ungkapnya. (gen/kid)

Editor : Budhi Prasetya
#penyakit mulut dan kuku #pmk #ponorogo #vaksinasi