PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Uji coba car free day (CFD) di Jalan HOS Cokroaminoto sudah dua kali dilaksanakan.
Yakni pada tanggal 9 dan 16 Februari 2025. Saat ini uji coba CFD di Jalan HOS Cokroaminoto itu memasuki tahapan evaluasi.
Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Disperdakum) bersama Satlantas Polres Ponorogo menggelar rapat lintas sektor hari Senin 17 Februari 2025.
Penutupan Jalan HOS Cokroaminoto dan Jalan Jendral Sudirman tiap hari Minggu pagi tersebut perlu pembenahan.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Disperdakum Ponorogo Ringga Dwi Heri Irawan.
Ia mengungkapkan jika keluhan dilontarkan warga di sekitar kawasan yang digunakan kegiatan car free day.
Warga mengeluh kesulitan akses terdampak pengalihan arus lalu lintas (lalin) selama kegiatan berlangsung.
Kendati, pelaksanaan hari bebas kendaraan itu secara overall diklaimnya lancar. Namun, dirinya menyebut jika keluhan warga wajib disolusikan.
"Tadi kami kumpulkan, khususnya sekolah, gereja, sampai rumah sakit yang berada di sekitar CFD untuk membahas masalah akses jalan,’’ kata Ringga.
Ringga memastikan siswa, hingga warga sekitar lokasi diizinkan melintas di sepanjang kawasan car free day bisa menggunakan kendaraan.
Pihaknya menyiapkan identity card (id card) bagi siswa dan warga sekitar sebagai tanda khusus.
"Hari Minggu sekolah tetap ada kegiatan seperti ekstrakurikuler. Jadi nanti kami minta buatkan tanda khusus agar diberi akses masuk ke CFD," ucapnya.
"Termasuk warga yang ingin ke gereja di Jalan Jenderal Sudirman,’’ tambah Ringga.
Baca Juga: Kumat-Kumatan, Dua ODGJ di Ponorogo Kembali Dipasung, Dinkes Kesulitan Bujuk Pihak Keluarga
Rekayasa lalin terbaru turut diberlakukan. Yakni, Jalan Bhayangkara dan Jalan dr. Soetomo berlaku dua arah selama kegiatan berlangsung.
Tujuannya, memudahkan warga mengakses layanan kesehatan yang ada di sepanjang jalan tersebut.
"Di Jalan Bhayangkara itu juga ada beberapa gereja, termasuk pasien yang ingin ke rumah sakit di Jalan dr Soetomo nanti kami fasilitasi agar lebih mudah,’’ ujarnya. (gen/kid)
Editor : Budhi Prasetya