Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Tradisi Nyekar Sambut Bulan Ramadan, Makam Batoro Katong Ramai Dikunjungi Peziarah  dari Berbagai Daerah

Sugeng Dwi N. • Rabu, 26 Februari 2025 | 01:30 WIB

RAMAI: Warga bergantian berziarah ke makam Batoro Katong Ponorogo jelang Ramadan.
RAMAI: Warga bergantian berziarah ke makam Batoro Katong Ponorogo jelang Ramadan.
 

PONOROGOJawa Pos Radar Madiun – Ribuan peziarah memadati makam Batoro Katong, Desa Setono, Ponorogo, Senin 24 Februari 2025.

Tak hanya dari Ponorogo, peziarah yang berdatangan saat bulan Ruwah jelang Ramadan tahun itu berasal dari daerah lainnya. 

Itu menjadi bagian dari tradisi nyekar ke makam leluhur menjelang bulan suci itu masih tetap lestari dan dilaksanakan turun temurun hingga kini.

Juru Kunci Batoro Katong Sunardi mengatakan, peningkatan kunjungan peziarah terjadi dua minggu belakangan.

Saban hari, warga berdatangan dari berbagai daerah, mulai Ponorogo Madiun, Surabaya dan kota besar lainnya. Pada akhir pekan bisa tembus ribuan peziarah.

"Sudah menjadi budaya tersendiri muslim di bulan ruwah, atau mendekati puasa ziarah ke makam, seperti orang tua maupun makam leluhur dan wali,’’ kata Sunardi.

Selain jelang Ramadan, lonjakan peziarah juga terjadi di momen-momen lainnya. Seperti sebelum lebaran, serta bulan Sura.

"Biasanya akhir pekan paling ramai, bahkan sampai antre bergantian,’’ jelasnya.

Purnomo, peziarah asal Desa/Kecamatan Babadan itu sengaja datang bersama lingkungannya berziarah ke makam Batoro Katong.

Bersama lebih dari 50 orang, mereka menyewa kendaraan. Tak sekadar ngalap berkah, dia berharap tradisi jadi pengingat adanya kematian kelak.

"Setiap mau Ramadan pasti ke sini (makam Batoro Katong, Red), setelah itu ke Masjid Tegalsari.

Tujuannya mendoakan leluhur dan mengingatkan kematian,’’ kata Purnomo. (gen/kid)  

Editor : Budhi Prasetya
#Batoro Katong #makam #ramadan #tradisi #peziarah #ponorogo