PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Pelajar di Kabupaten Ponorogo masih bisa merasakan program makan bergizi gratis selama Ramadan tahun 2025.
Pemerintah pusat tidak menghentikan penyaluran program makan bergizi gratis (MBG) selama bulan Ramadan 1446 Hijriah.
Hanya saja memang ada sedikit perubahan atau penyesuaian dalam penyaluran MBG ke pelajar penerima program tersebut.
Baca Juga: Duet Petahana Sugiri Sancoko-Lisdyarita Bakal Ditagih Visi Misi oleh DPRD Ponorogo saat Sertijab
Paket makan bergizi gratis diganti takjil selama bulan Ramadan. Menu MBG bisa dibawa pulang dan dinikmati untuk santapan buka puasa.
Komandan Kodim (Dandim) 0802 Ponorogo, Letkol Inf. Dwi Soerjono mengatakan, perubahan menu MBG menyesuaikan Ramadan.
Petunjuk teknis Badan Gizi Nasional (BGN), takjil MBG dimulai awal masuk sekolah Kamis 6 Maret 2025.
Isinya makanan ringan, seperti kurma, telur, buah, roti, serta susu yang dibungkus dan dibawa pulang siswa.
"MBG tetap berjalan, tetapi bentuknya makanan ringan seperti takjil yang nominalnya nanti sama dengan menu biasanya,’’ kata Dwi.
Dwi menambahkan, takjil MBG mampu memenuhi gizi dan asupan protein peserta didik. Selama ramadan dipastikan dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) Ponorogo berhenti memasak.
"Kalau masak nanti dimakan saat berbuka puasa kami khawatir tidak enak lagi, jadi diganti ini (takjil, Red),’’ jelasnya.
Menu tersebut bakal dibagikan ke setiap sekolah penerima. Distribusi menyesuaikan jam sekolah selama ramadan.
"Kami koordinasikan dengan sekolah, jam berapa pulangnya agar tidak terlambat. Kalau ada siswa non-muslim tetap kami samakan menunya,’’ tambahnya. (gen/kid)
Editor : Budhi Prasetya