PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Rombongan warga dari berbagai daerah terlihat mendatangi rumah Wahyu Eko Widodo silih berganti.
Mereka bukan kerabat atau sanak saudara. Melainkan warga yang berburu kurma muda milik warga Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo itu.
Ya, pohon kurma jenis Tunisia setinggi sekitar 15 meter tumbuh subur di halaman rumah Wahyu Eko Widodo.
Informasi yang dihimpun, sejumlah warga berharap tuah kurma muda dari pohon yang sudah berumur sekitar 29 tahun tersebut.
Mereka adalah pasangan suami istri atau keluarganya yang belum punya momongan dan sedang berupaya memiliki buah hati dengan mengikuti program hamil (promil).
Saat ditemui, Wahyu mengaku jika pohon kurma di halaman rumahnya itu sebenarnya tumbuh tak sengaja alias tidak ditanam.
Ia menceritakan kejadian tahun 1994 silam, saat orang tuanya yang bekerja di Arab Saudi pulang membawa kurma sebagai oleh-oleh untuk keluarga.
Biji kurma yang dibuang di halaman rumah itu ternyata tumbuh subur dan mulai berbuah 11 tahun belakangan.
“Tiap tahun berbuah, hanya 2024 lalu tidak berbuah,’’ kata Wahyu.
Wahyu membagikan kurma tersebut gratis kepada warga. Tidak sedikit yang percaya bahwa buah kurma itu memiliki khasiat lain.
Ia menyebut, konon kurma muda mujarab bagi pasangan suami istri (pasutri) yang mendambakan segera memiliki buah hati.
Tentu saja biasanya para pasutri tersebut memang sedang melakukan promil. Bahkan 300 warga memesan kurma tersebut saat dibagikan Jumat 7 Maret 2025 lalu.
“Saya bagikan gratis tapi kami batasi setiap orang tujuh buah agar semua dapat,’’ jelasnya.
Sedikitnya 3 ribu orang meminta kurma milik Wahyu dalam beberapa Ramadan terakhir.
Mereka berasal dari berbagai daerah, bahkan ada yang datang jauh-jauh dari dari Klaten, hingga Surabaya.
‘’Banyak juga yang dari Ponorogo juga,’’ ungkapnya.
Rendra rela datang dari Demangan, Kabupaten Madiun. Dia sengaja mendapatkan kurma tersebut untuk dikonsumsi sendiri.
Sejak menikah 2017 lalu, belum diberikan momongan. Pasutri muda itu berharap segera menimang buah hati.
“Tanya-tanya yang punya kurma dan cari informasi di internet tenyata ada di sini dan dapat. Semoga bisa jadi ikhtiar dapat momongan,’’ kata Rendra. (gen/kid)
Editor : Budhi Prasetya