PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Program 100 hari kerja kepemimpinan duet Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan Wabup Lisdyarita (Rilis) Jilid II salah satunya soal penanganan bencana.
BPBD Ponorogo diinstruksikan cepat tanggap dalam penanganan bencana, termasuk mengoptimalkan mitigasi.
Kalaksa BPBD Ponorogo, Masun, mengklaim pemkab 24 jam sigap tanggap bencana yang terjadi.
Selama Januari-Mei lalu misalnya, pihaknya menindaklanjuti 102 laporan bencana dengan total 260 jiwa terdampak.
Assessment serta pemberian bantuan untuk warga terdampak telah disalurkan.
"Bapak Bupati menginstruksikan kami untuk konsentrasi dalam pemulihan pasca bencana besar lalu, baik masyarakat sampai dampak teknisnya,’’ kata Masun.
Tak hanya saat bencana, pihaknya melakukan upaya penanganan pra bencana melalui penguatan resiliensi masyarakat.
BPBD telah menyiapkan total 770 warga siap tangguh bencana. Perinciannya, 70 orang keluarga tangguh bencana (Katana), 50 relawan kebencanaan baru, 50 relawan ketertiban dan keamanan lingkungan, serta 600 siswa sekolah rintisan sadar bencana.
"Dua Desa tangguh bencana (Destana) juga kami dirikan tahun ini, di Sedarat kecamatan Balong, dan Kelurahan Paju, Ponorogo,’’ jelasnya.
Respon cepat, lanjut Masun, turut dilakukan saat bencana terjadi. Mulai 24 jam membuka saluran komunikasi, assessment bencana, hingga penyiapan logistik dan sumber daya manusia (SDM).
Distribusi logistik misalnya, 4.208 paket telah dibagikan bagi warga terdampak bencana. Terdiri dari 4.108 paket bantuan banjir Desember 2024 lalu, serta 100 paket bencana hidrometeorologi belakangan.
"Setiap paket kami berikan mulai sandang, pangan, peralatan kebersihan, sampai family kit dan lainnya,’’ terangnya.
Perbaikan infrastruktur darurat, tak luput disentuh BPBD. Tujuh tanggul jebol ditangani dengan ditimbun tanah, enam titik tanggul diperbaiki dengan konstruksi bronjong, serta satu titik perbaikan jembatan digarap beberapa waktu terakhir.
"Contohnya jembatan di desa Munggu, Bungkal yang putus beberapa waktu lalu telah diperbaiki Pak Bupati. Beberapa infrastruktur lain juga diusulkan untuk segera ditanggapi,’’ ungkapnya. (gen/kid/*)
100 HARI KERJA TANGGAP BENCANA DUET RILIS JILID II
102 bencana 2025
260 jiwa terdampak bencana 2025
770 jiwa sasaran penguatan bencana
21 destana dibentuk
4.550 bibit pohon disalurkan untuk penghijauan
4.208 paket bantuan dibagikan
7 tanggul diperbaiki timbunan tanah
6 tanggul diperbaiki bronjong
1 titik jembatan diperbaiki darurat
(Sumber: BPBD Ponorogo)
Editor : Budhi Prasetya