MADIUN, Jawa Pos Radar Ponorogo - MTsN 2 Ponorogo terus melangkah sebagai madrasah modern yang adaptif terhadap kemajuan teknologi.
Selama lima tahun terakhir, sekolah ini konsisten melakukan transformasi digital dalam berbagai layanan pendidikan.
Berawal dari kebutuhan di masa pandemi, digitalisasi yang semula bersifat darurat kini menjadi sistem permanen.
Mulai dari absensi online, pembelajaran e-learning, ujian berbasis komputer (CBT), hingga penggunaan Rapor Digital Madrasah (RDM) telah diterapkan untuk menunjang proses belajar mengajar.
Kepala MTsN 2 Ponorogo Wilson Arifudin Ashari menjelaskan bahwa proses penerimaan siswa baru pun kini serba online.
Pendaftar cukup mengunggah dokumen secara daring dan menunggu hasil seleksi tanpa harus datang langsung.
’’Selama dua tahun terakhir, semua bisa dilakukan dari rumah,’’ kata Wilson.
Sistem CBT juga digunakan dalam seleksi siswa baru. Hal ini membuat proses ujian lebih transparan, cepat, dan efisien.
Guru dan siswa dapat mengakses hasil ujian secara real-time, tanpa harus menunggu lama proses koreksi manual.
MTsN 2 Ponorogo juga tengah mengembangkan sistem digital baru, seperti notifikasi prestasi dan catatan Bimbingan Konseling (BK) langsung ke orang tua.
Selain itu, perpustakaan digital akan segera diluncurkan dengan sistem profesional hasil kerja sama dengan pihak eksternal.
‘’Transformasi digital ini bukan sekadar tren, tapi komitmen kami untuk memberikan layanan pendidikan yang efektif, efisien, dan transparan,’’ tegas Wilson. (fac/kid/*)
Editor : Nur Wachid