Jawa Pos Radar Ponorogo – Seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2024 diwarnai praktik kecurangan.
Sekretaris Daerah Ponorogo Agus Pramono mengungkap adanya dugaan percaloan yang dilakukan oknum aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemkab.
Pelaku diduga menjanjikan kelulusan seleksi CPNS dengan imbalan sejumlah uang.
“Sementara ini satu orang, ASN, akan kami panggil dan proses,” kata Agus Pram, sapaan akrabnya, Kamis (3/7).
Kasus itu terungkap setelah seorang korban mengadu kepada Sekda.
Korban mengaku telah menyetor uang kepada calo namun gagal lolos seleksi CPNS.
“Dia menawarkan dan menjanjikan, sudah ada transaksi juga,” tegas Agus Pram.
Informasi yang dihimpun, oknum pelaku bertugas di salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Ponorogo.
Kasus ini kini jadi sorotan di kalangan ASN.
Agus menegaskan bahwa tak ada perlindungan bagi ASN yang melanggar hukum. “Tetap kami tindaklanjuti laporan ini. Akan kami proses,” ujarnya.
Dia juga mengimbau masyarakat tidak tergiur janji jalan pintas dalam seleksi CPNS.
Saat ini proses rekrutmen dilakukan secara transparan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Semua dilakukan online, tidak ada titip-titipan maupun intervensi,” pungkasnya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto