Jawa Pos Radar Ponorogo – Sekolah Rakyat (SR) Ponorogo mendapat sorotan dari DPRD.
Komisi D melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Gedung Sentra IKM Tambak Bayan, kemarin (6/8), untuk memastikan konsep boarding school berjalan sesuai rencana.
Ketua Komisi D DPRD Ponorogo Riyanto menyebut salah satu temuan penting adalah kondisi pagar depan yang berbatasan langsung dengan eks Sub Terminal Tambak Bayan.
“Terlalu terbuka, ini akan kami evaluasi,” ujarnya.
Riyanto menilai pagar yang rusak dan terbuka bisa mengganggu pembentukan karakter siswa.
Terlebih, area di balik pagar terlihat langsung ke warung kopi yang dinilai tidak mendukung suasana pendidikan.
Ia mengusulkan perbaikan dengan pagar permanen, bukan besi terbuka seperti saat ini.
Kepala SR Ponorogo, Devid Tri Candrawati, membenarkan keluhan tersebut. Kerusakan terjadi di sisi timur, sepanjang pagar pembatas.
“Anak-anak kami mulai beradaptasi di hari keenam asrama. Tapi pemandangan dari luar kurang pantas, ada yang merokok. Itu tidak patut,” kata Devid.
Meski demikian, fasilitas lain diakui sudah memadai.
DPRD meminta pemkab segera menindaklanjuti usulan perbaikan pagar untuk mendukung kenyamanan dan keamanan proses belajar mengajar di SR. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto