Jawa Pos Radar Ponorogo – Polisi terus mengusut kasus pembunuhan Alip Rahayu Arianti (30).
Dia adalah perempuan asal Pacitan yang ditemukan tewas setengah telanjang di hutan Desa/Kecamatan Sampung, Ponorogo, Selasa (12/8).
Hasil otopsi RS Bhayangkara Kediri mengungkap korban meninggal akibat luka di leher dan kepala.
Dokter bedah forensik Polda Jatim, dr. Tutik Purwanti, menyebut jasad korban mulai membusuk saat diperiksa.
“Ada luka lecet di leher dan memar pada wajah yang diduga akibat pukulan benda tumpul,” ujarnya.
Ayah korban, Agus Suyatno, mengungkap putrinya sudah 2,5 bulan tidak pulang ke rumah setelah menikah dengan Hartono, pria asal Purwantoro.
Ia menyebut pernikahan keempat putrinya itu tidak harmonis dan kerap diwarnai kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
“Pernah cerita dipukuli suami,” kata Agus.
Setelah mendapat kabar anaknya meninggal, Agus sempat menghubungi Hartono.
Menantunya itu mengaku tidak tahu kondisi istrinya, namun saat ditelepon lagi ponselnya sudah tidak aktif.
Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Imam Mujali mengatakan empat saksi telah diperiksa dan satu orang diamankan untuk dimintai keterangan.
“Masih dalam penyelidikan. Ada yang kami amankan, tapi masih dalam pemeriksaan,” ujarnya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto