Jawa Pos Radar Ponorogo – Lowongan jabatan direktur dan dewan pengawas (dewas) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sari Gunung menarik minat banyak pihak.
Hingga penutupan Minggu (7/9), tercatat 16 pelamar resmi mendaftar.
Rinciannya, tujuh orang melamar posisi dewas dan sembilan orang bersaing untuk kursi direktur.
Sekda Ponorogo, Agus Pramono, menyebut jumlah itu meningkat signifikan menjelang batas akhir pendaftaran.
“Awalnya sepi, tapi jelang injury time banyak yang masuk. Panitia seleksi saat ini sedang memeriksa berkas sebelum diumumkan,” ungkapnya, Minggu (7/9).
Panitia seleksi terdiri dari Bapperida, Setda, serta Universitas Muhammadiyah Ponorogo (Umpo).
Dari hasil seleksi administrasi, akan dipilih tiga kandidat terbaik untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (UKK) yang dijadwalkan 12–13 September mendatang.
“Antusiasnya bagus. Awalnya sempat kami rencanakan perpanjangan lima hari karena belum memenuhi syarat minimal. Tapi akhirnya sudah banyak yang mendaftar,” jelas Agus.
Untuk tahap UKK, Pemkab Ponorogo menggandeng Universitas Airlangga (Unair) guna memastikan seleksi berjalan obyektif dan profesional.
Agus Pramono menyebut pendaftar berasal dari berbagai kalangan, baik dari Ponorogo maupun daerah sekitar seperti Madiun.
Mayoritas pelamar memiliki pengalaman memimpin perusahaan maupun instansi.
“Banyak orang yang peduli dengan Sari Gunung dan ingin memperbaiki,” tandasnya.
Perumda Sari Gunung sendiri tengah bersiap bangkit setelah sempat vakum.
Seleksi direksi dan dewas ini diharapkan melahirkan sosok yang mampu membawa BUMD andalan Ponorogo tersebut kembali produktif dan berkontribusi pada pendapatan asli daerah (PAD). (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto