Jawa Pos Radar Ponorogo – Libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW akhir pekan lalu menjadi berkah bagi sektor wisata Ponorogo.
Telaga Ngebel jadi magnet utama, dikunjungi 3.800 wisatawan dengan pendapatan retribusi mencapai Rp 58 juta.
Kepala Disbudparpora Ponorogo Judha Slamet Sarwo Edi menyebut capaian itu melonjak dua kali lipat dibanding rerata kunjungan akhir bulan yang hanya 1.700 wisatawan dengan retribusi Rp 26 juta.
“Dua kali lipat lebih. Paling ramai tetap Sabtu dan Minggu, karena Jumat waktunya pendek,” jelasnya, Selasa (9/9).
Lonjakan ini bukan hanya mengerek PAD. Efek berganda juga dirasakan pedagang kaki lima (PKL), pengelola hotel, hingga pelaku jasa wisata.
Omzet pedagang di sekitar telaga ikut naik berlipat.
“Multiplier effect terasa sekali. Ngebel masih jadi primadona wisata Ponorogo,” imbuhnya.
Disbudparpora tak ingin kehilangan momentum.
Beragam event telah disiapkan di penghujung tahun.
Mulai pertunjukan budaya, seni, hingga perayaan pergantian tahun di kawasan telaga.
“Kami tidak boleh santai. Harus ada event terus supaya pengunjung tidak bosan hanya melihat telaga,” pungkas Judha. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto