Jawa Pos Radar Ponorogo – Hujan angin memporakporandakan wilayah Ponorogo, Rabu sore (1/10).
Satu rumah di Desa Carat, Kauman, rusak berat usai diterjang puting beliung.
Angin kencang juga menghantam acara hajatan di Desa Bangunrejo, Sukorejo.
Nunuk Utami, pemilik rumah, sedang memasak di dapur saat atap rumahnya terbang terbawa angin.
Ia buru-buru lari keluar rumah di tengah derasnya hujan dan kencangnya angin.
‘’Tiba-tiba anginnya tambah kencang, muter-muter lama dan besar. Atap rumah bagian depan dan tengah terbawa angin, saya langsung lari keluar rumah,’’ katanya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun, atap rumah dan teras miliknya habis tersapu angin.
Kamis (2/10), warga bergotong royong membersihkan reruntuhan sekaligus membantu perbaikan.
‘’Sementara mengungsi di rumah saudara, masih takut kalau ada angin lagi,’’ jelas Nunuk.
Di Desa Bangunrejo, Sukorejo, angin kencang menerjang acara pernikahan Herkhe Panji Jalasena dan Puput Arianti.
Baru satu jam acara berjalan, tenda hajatan nyaris terbang terbawa angin.
Keluarga mempelai, tamu undangan, dan warga berusaha menahan tiang tenda.
‘’Acara baru mulai sekitar jam 14.00, tiba-tiba gelap dan angin kencang, banyak yang takut,’’ kata Panji, mempelai pria.
Meski sempat membuat panik sekitar 600 tamu, acara kembali dilanjutkan setelah hujan reda.
‘’Cukup lama nunggunya, sekitar 30 menit,’’ tambahnya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto