Jawa Pos Radar Ponorogo – Eskalator di Pasar Legi kembali rusak.
Kali ini, tangga berjalan di lantai dua dan tiga tidak berfungsi sebulan terakhir.
Hanya satu sisi eskalator yang masih bisa dipakai.
Kondisi itu dikeluhkan pedagang dan pembeli.
Nur Hanik, pedagang jam tangan, menyesalkan kerusakan yang kerap terjadi.
Dalam setahun, eskalator bisa rusak dua hingga tiga kali, baik di lantai dasar maupun lantai atas.
Parahnya, perbaikan sering molor hingga berbulan-bulan.
’’Pembeli berkurang karena malas naik tangga. Capek, kan tinggi,’’ keluhnya.
Eskalator sebenarnya sempat diperbaiki teknisi.
Namun, tak lama kemudian rusak lagi.
Diduga, karet eskalator aus sehingga menyebabkan alat macet.
Kini, satu sisi eskalator dioperasikan bergantian: seminggu naik, seminggu turun.
’’Katanya masih cari alatnya. Dulu sempat diperbaiki, tapi rusak lagi,’’ ujarnya.
Keluhan serupa datang dari pengunjung.
Heri Irawan mengaku kesulitan naik ke lantai empat tempatnya biasa sarapan atau menjahit pakaian.
’’Fasilitasnya banyak yang rusak, pintu dan kamar mandi juga,’’ ujarnya.
Ia berharap pemerintah segera memperbaiki sarana pasar agar pedagang dan pembeli nyaman.
Sementara itu, Kabid Pengelolaan Pasar Disperdakum Ponorogo Okta Hariadi mengatakan telah menerima laporan dari pedagang.
Pihaknya tengah mengajukan anggaran untuk perbaikan.
’’Inventarisasi kerusakan sudah kami lakukan. Rencananya diperbaiki akhir bulan ini,’’ jelasnya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto