Jawa Pos Radar Ponorogo – Tes kemampuan akademik (TKA) bagi siswa SMA sederajat tinggal hitungan hari.
Ujian nasional versi baru yang digagas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI itu dijadwalkan berlangsung 3–6 November mendatang.
Kasi SMA/SMK Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jatim Wilayah Ponorogo-Magetan, Eko Budi Santoso, menyebut pelaksanaan TKA dibagi dua gelombang.
Gelombang pertama pada 3–4 November dan gelombang kedua 5–6 November.
Setiap siswa mengikuti ujian dua hari. Hari pertama untuk mata pelajaran wajib seperti matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris.
Hari kedua, untuk mata pelajaran pilihan sesuai sistem.
“TKA ini tidak wajib, tapi hasilnya menjadi rujukan masuk perguruan tinggi,” jelas Eko Jumat (24/10).
Dia menegaskan, seluruh perangkat komputer telah diverifikasi Pemprov Jatim dan dinyatakan siap.
Jika ada siswa belum kebagian perangkat pada gelombang pertama, akan dialihkan ke gelombang kedua.
Mekanisme pelaksanaan pun dibuat lebih fleksibel dibanding asesmen nasional berbasis komputer (ANBK).
“Tidak seketat ANBK, yang penting semua siswa terlayani,” tambahnya.
Setiap sekolah memiliki jumlah peserta berbeda sesuai jumlah siswa kelas akhir.
Hasil TKA tidak dijadikan dasar kelulusan, melainkan bahan pemetaan kualitas belajar di masing-masing sekolah.
“Semua peranti sudah siap. Durasi ujian menyesuaikan sistem,” pungkas Eko. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto