Jawa Pos Radar Ponorogo – Harga telur ayam di Pasar Legi kembali meroket.
Kini mencapai Rp 29 ribu per kilogram, naik dari harga normal Rp 25 ribu.
Lonjakan itu membuat kebutuhan dapur harian warga semakin berat.
Anggre, pedagang telur di Pasar Legi, mengatakan kenaikan harga sudah terjadi sepekan terakhir.
Bahkan sempat menembus Rp 30 ribu per kilogram.
Penyebab pastinya belum diketahui, namun diduga kenaikan terjadi di tingkat pemasok.
“Sekarang Rp 29 ribu, sudah semingguan naik. Banyak pelanggan yang mengeluh kemahalan,” ujar Anggre, Jumat (24/10).
Kondisi ini membuat pedagang mengurangi stok agar tidak merugi.
Sementara pembeli mulai menahan diri.
Yunita, salah satu pelanggan, mengaku terpaksa mengurangi konsumsi telur karena harganya hampir menyamai daging ayam.
“Sekarang apa-apa mahal, uang cepat habis. Telur selisih sedikit saja dari daging ayam,” keluhnya. (ahyar-mg-uin/gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto