Jawa Pos Radar Ponorogo - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali menggelar retret untuk sekretaris daerah (sekda) dan kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) se-Indonesia.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, pada 27–30 Oktober lalu.
Plt Kepala Bapperida Ponorogo Agus Sugiarto menyebut, kegiatan itu berfokus pada sinkronisasi agenda dan program nasional agar selaras dengan pelaksanaan di tingkat daerah.
Retret yang juga dikemas sebagai rapat koordinasi nasional (rakornas) tersebut membahas progres program prioritas pemerintah pusat yang dijalankan di daerah.
“Retret ini memastikan implementasi program nasional sejauh mana, dan pengembangannya di daerah seperti apa,” kata Ugin, sapaan akrabnya.
Selain agenda rapat besar selama empat hari, Kemendagri akan melakukan monitoring terhadap pelaksanaan program dan proses belanja di daerah.
Termasuk memantau kesiapan daerah menghadapi rencana pemangkasan anggaran transfer keuangan daerah (TKD) dari Kementerian Keuangan tahun depan.
“Penekanan utama tetap pada sinergitas. Setelah ini akan ada monitoring proses belanja di daerah,” jelas Ugin.
Forum bertajuk Sinkronisasi Program Kegiatan Kementerian/Lembaga Pemerintah Nonkementerian dengan Pemerintah Daerah Tahun 2025 itu diikuti 1.104 peserta.
Terdiri atas 38 sekda dan 38 kepala Bappeda provinsi, serta 514 sekda dan 514 kepala Bappeda kabupaten/kota.
Selama empat hari, para peserta mengikuti diskusi tematik dan sesi berbagi pengalaman membahas isu strategis pemerintahan daerah.
Mulai dari efisiensi belanja publik hingga penguatan kolaborasi lintas lembaga. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto