Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Bupati Sugiri Sancoko Mutasi 138 Pejabat Pemkab Ponorogo

Sugeng Dwi N. • Sabtu, 8 November 2025 | 01:24 WIB
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko usai melantik ratusan ASN dalam mutasi besar di rumah dinas Pringgitan. Sebanyak 138 jabatan digeser untuk penyegaran birokrasi. SUGENG DWI N/RADAR PONOROGO
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko usai melantik ratusan ASN dalam mutasi besar di rumah dinas Pringgitan. Sebanyak 138 jabatan digeser untuk penyegaran birokrasi. SUGENG DWI N/RADAR PONOROGO

Jawa Pos Radar Ponorogo – Gerbong mutasi besar-besaran kembali digulirkan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko.

Sebanyak 138 jabatan aparatur sipil negara (ASN) bergeser dalam mutasi yang digelar di rumah dinas bupati Pringgitan, Jumat (7/11).

Mutasi tersebut menyasar jabatan mulai dari kepala dinas, sekretaris, camat, hingga lurah.

“Mutasi ini bukan yang terakhir di tahun ini. Sebelum pergantian tahun, akan ada pergeseran lagi,” ungkap Kang Giri, sapaan akrab bupati.

Dalam mutasi kali ini, hanya dua pejabat eselon II yang berganti posisi.

Suprianto, sebelumnya Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispertahankan), kini dipercaya memimpin Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Posisinya di Dispertahankan digantikan Herry Sutrisno, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) sekaligus Plt Kepala BKPSDM.

“Kepala Dinas Pertanian kami isi Pak Herry Sutrisno, sementara jabatan lain yang kosong akan segera kami lelang,” ujar Kang Giri.

Pemkab Ponorogo kini masih memiliki lima jabatan eselon II kosong, sebagian diisi pelaksana tugas (Plt).

Di antaranya Kepala Dispendukcapil, Kepala Bapperinda, Kepala Dinsos-PPPA, Kepala DLH, serta Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik yang kosong pascapensiunnya Bambang Nur Cahyo.

Kang Giri memastikan pengisian jabatan tinggi pratama (JPTP) akan dilakukan melalui mekanisme open bidding secara transparan.

“Lowongan jabatan akan dilelang secara fair agar mendapatkan orang yang tepat sesuai kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menegaskan mutasi dilakukan murni berdasarkan kebutuhan organisasi. Tidak ada praktik jual beli jabatan.

“Tidak ada yang bayar dalam mutasi ini. ASN jangan berpikir mutasi sebagai hukuman. Ini bagian dari penyegaran agar pelayanan masyarakat makin cepat,” ujarnya.

Kang Giri meminta seluruh camat dan lurah yang baru dimutasi segera bergerak.

Mereka diminta menghadirkan event unggulan di tiap desa agar daerah semakin dinamis.

“Camat dan lurah harus punya inovasi, jangan cuma meniru,” tandasnya.

Bupati berharap perombakan besar-besaran ini membawa semangat baru bagi ASN.

“Mutasi ini untuk mempercepat akselerasi pembangunan dan memperkuat pelayanan publik di Ponorogo,” pungkasnya. (gen/kid)

Editor : Hengky Ristanto
#Sugiri Sancoko #dispendukcapil #reformasi birokrasi #Suprianto #open bidding #Mutasi ASN Ponorogo #dispertahankan #Herry Sutrisno #ponorogo #BKPSDM Ponorogo