PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Dua unit mobil hitam berpelat luar daerah diduga milik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terpantau meninggalkan rumah dinas Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Jumat malam (7/11/2025).
Tak lama kemudian, mobil serupa terlihat masuk ke area Markas Polres Ponorogo di bawah penjagaan aparat berseragam lengkap.
Suasana di halaman Polres Ponorogo tampak siaga penuh. Sejumlah petugas tampak berjaga dan melakukan apel malam di depan Pos Penjagaan, tepat setelah rombongan kendaraan masuk.
Belum diketahui pasti apa keperluan mobil tersebut ke Mapolres.
Namun kuat dugaan, langkah ini masih terkait dengan proses OTT KPK (Operasi Tangkap Tangan) terhadap Bupati Sugiri Sancoko yang dilakukan KPK pada siang hingga malam hari ini.
Pantauan Jawa Pos Radar Madiun di lapangan, aparat kepolisian meningkatkan penjagaan di sekitar kompleks Polres.
Akses keluar masuk diperketat, dan sejumlah anggota kepolisian terlihat bersiap di garis depan.
KPK sendiri belum merilis pernyataan resmi terkait perpindahan lokasi ini. Namun Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, sebelumnya menyebut tim KPK masih berada di lapangan dan terus melakukan proses penindakan.
"Saat ini tim masih di lapangan," tegasnya.
Kasus Diduga Terkait Promosi Jabatan
Seperti diberitakan sebelumnya, OTT terhadap Bupati Sugiri Sancoko diduga berkaitan dengan praktik mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemkab Ponorogo.
KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan.
Perkembangan dari Mapolres Ponorogo akan terus dipantau. Tim Radar Madiun masih berjaga di lokasi untuk update informasi selanjutnya. (gen/kid)
Editor : Nur Wachid