Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Kisah Bupati Ponorogo dan Sekda Terjerat OTT KPK: Dulu Bangga Berhasil Mendidik, Kini Kompak Berompi Oranye

Redaksi • Senin, 10 November 2025 | 03:29 WIB
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Sekda Agus Pramono, Direktur RSUD dr Harjono Yunus Mahatma, dan Sucipto, rekanan proyek di RSUD, ditetapkan tersangka oleh KPK, Minggu 9 November 2025 dini hari.
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Sekda Agus Pramono, Direktur RSUD dr Harjono Yunus Mahatma, dan Sucipto, rekanan proyek di RSUD, ditetapkan tersangka oleh KPK, Minggu 9 November 2025 dini hari.

Jawa Pos Radar Madiun - Nasib Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan Sekda Agus Pramono berbalik drastis.

Dua pejabat yang dulu dikenal kompak di birokrasi Pemkab Ponorogo kini sama-sama mengenakan rompi oranye KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

Padahal, kala nama Agus Pramono sempat masuk bursa Pj Wali Kota Madiun pada Agustus 2023 lalu, Sugiri mengaku bangga.

Sugiri bahkan menyebut bahwa masuknya Agus dalam bursa Pj wali kota adalah bukti keberhasilannya dalam membina ASN di Ponorogo.

“Semakin banyak kader Ponorogo yang masuk bursa tentu bagus. Artinya, saya berhasil mendidik,” ujar Kang Giri, sapaan akrab Bupati Ponorogo, saat itu.

Dua tahun berselang, November 2025, keduanya tetap kompak ketika dihadirkan KPK di depan awak media.

Mereka berdua sama-sama mengenakan rompi oranye dan borgol usai terjerat OTT (operasi tangkap tangan) oleh KPK.

Lewat OTT pada Jumat (7/11) lalu, KPK menetapkan empat tersangka.

Mereka antara lain Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Sekda Agus Pramono, Direktur RSUD dr Harjono dr Yunus Mahatma, dan Sucipto selaku pihak swasta rekanan rumah sakit.

KPK kini mulai mengurai benang kusut dugaan praktik suap dan gratifikasi di Ponorogo.

Salah satu yang disorot adalah masa jabatan Agus Pramono yang bertahan hingga 12 tahun.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menyebut hal tersebut menjadi perhatian penyidik.

“Itu juga yang menjadi pertanyaan penyidik. Ada dugaan kami, karena yang bersangkutan bisa bertahan dua periode lebih, melewati dua bupati,” ujarnya, saat konferensi pers, Minggu (9/11).

“Apakah ada praktik suap untuk mempertahankan jabatan, itu yang sedang kami dalami,” sambungnya.

Kedua nama yang dulu identik dengan kepemimpinan di Pemkab Ponorogo kini tengah menghadapi ujian hukum berat.

KPK memastikan penyidikan masih akan dikembangkan, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak lain di dalam dan di luar Pemkab Ponorogo. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#Bupati Ponorogo #rsud dr harjono #Sugiri Sancoko #sekda ponorogo #agus pramono #Bupati Ponorogo Ditangkap KPK #madiun #kpk #wali kota madiun #ott