Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Namanya Disebut KPK dalam OTT Bupati Ponorogo, Indah Bekti Pratiwi Kunci Akun TikTok dan Instagram

Redaksi • Selasa, 11 November 2025 | 20:04 WIB

 

Akun medsos Indah Bekti Pratiwi dikunci usai namanya disebut KPK dalam OTT Bupati Sugiri Sancoko, Sekda Agus Pramono, dan Direktur RSUD dr Harjono dr Yunus Mahatma.
Akun medsos Indah Bekti Pratiwi dikunci usai namanya disebut KPK dalam OTT Bupati Sugiri Sancoko, Sekda Agus Pramono, dan Direktur RSUD dr Harjono dr Yunus Mahatma.

Jawa Pos Radar Madiun - Pasca namanya disebut dalam konferensi pers Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sosok Indah Bekti Pratiwi (IBP) mendadak menutup seluruh akun media sosialnya.

Perempuan yang cukup dikenal di Ponorogo itu sebelumnya aktif membagikan berbagai konten viral di TikTok dan Instagram.

Pantauan Radar Madiun, akun TikTok @ibepe yang semula terbuka kini diprivat. Akun tersebut memiliki 470,4 ribu pengikut.

Begitu juga dengan akun Instagram @indar_bekti_pertiwi, yang tercatat memiliki 14,2 ribu followers, kini tak lagi menampilkan unggahan publik.

Nama Indah Bekti Pratiwi mencuat setelah disebut KPK dalam konferensi pers OTT kasus dugaan suap promosi jabatan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko.

Menurut Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu, Indah berperan membantu proses pencairan uang suap Rp 500 juta.

Uang itu merupakan bagian dari total aliran dana Rp 1,25 miliar yang disiapkan Direktur RSUD dr Harjono dr Yunus Mahatma untuk mempertahankan jabatannya.

Indah disebut sebagai teman dekat Yunus yang ditugaskan berkoordinasi dengan pegawai bank, Endrika Dwiki Christianto, untuk menarik dana tunai Rp 500 juta.

Uang itu rencananya akan diserahkan lewat kerabat Sugiri bernama Ninik, namun lebih dulu digagalkan oleh OTT KPK pada Jumat (7/11) lalu.

Indah dikenal sebagai pengusaha sukses di bidang peternakan.

Namanya juga pernah masuk dalam bursa calon wakil bupati pada Pilkada 2024 lalu, meski gagal terpilih.

Perempuan yang akrab disapa IBP itu sempat diperiksa bersama 12 orang lainnya, termasuk Sugiri, Agus Pramono, dan Yunus Mahatma.

Kasus ini sendiri berawal dari dugaan suap yang dilakukan Yunus Mahatma kepada bupati dan sekda untuk memperpanjang masa jabatannya sebagai direktur rumah sakit.

Selain suap senilai Rp 1,25 miliar, KPK juga menemukan adanya fee proyek RSUD sebesar Rp 1,4 miliar yang mengalir ke pejabat daerah.

Pada Selasa (11/11), KPK kembali menyambangi Ponorogo untuk menggeledah ruang kerja bupati, sekda, dan lainnya. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#direktur rsud #Bupati Ponorogo #Sugiri Sancoko #Perantara #sekda #indah bekti pratiwi #agus pramono #suap #Pemkab Ponorogo #ott kpk #yunus mahatma #perempuan #ponorogo