PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Istri Sekda Agus Pramono, Besse Tenri Sampeang, akhirnya buka suara terkait kasus suap jabatan yang menyeret suaminya, bersama Bupati Sugiri Sancoko, Dirut RSUD dr Harjono Yunus Mahatma dan Sucipto (kontraktor).
''Tidak kebayang, ketemu teman-teman enak, di rumah berdua sama anak,'' kata Besse melalui sambungan WhatsApp kepada Jawa Pos Radar Ponorogo, Senin (11/11/2025).
Dalam keterangannya kepada Jawa Pos Radar Ponorogo, Besse mengaku sejak suaminya ditetapkan tersangka, hingga kini tidak bisa lagi berkomunikasi dengan suaminya.
"Sejak itu tidak bisa komunikasi dengan Pak Sekda," kata Besse
Besse juga mengaku sedang tidak dalam kondisi sehat saat penggeledahan KPK berlangsung di kantor Pemkab Ponorogo.
Ia absen dari tugasnya di Kesbangpol karena merasa lemas. “Kurang sehat, agak lemes. Sekarang di rumah istirahat,” ujar dia singkat.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengungkap adanya praktik suap sebesar Rp 1,25 miliar dalam proses perpanjangan jabatan Direktur RSUD dr Harjono, Yunus Mahatma.
Uang tersebut diduga berasal dari Yunus dan diberikan kepada Bupati Sugiri Sancoko dan Sekda Agus Pramono.
Uang suap sebesar Rp 900 juta diberikan kepada bupati melalui perantara kerabatnya, Ely Widodo (adik bungsu) dan Ninik Setyowati, ipar bupati sekaligus Kades Bajang, Balong, serta ajudan bupati.
Sementara aliran suap Rp 325 juta diberikan Mahatma langsung kepada Sekda Agus Pramono.
Soal aliran suap tersebut, Besse mengaku tidak mengetahui perihal uang tersebut.
''Tidak menonton (pemberian uang suap), tidak tahu soal uang (suap). Saya diberitahu teman (penetapan tersangka) dari teman,'' jelas Besse.
KPK menyebut praktik suap ini berdampak langsung terhadap pelayanan publik, terutama dalam sistem pengadaan alat dan obat di rumah sakit.
Penyidik pun telah menggeledah ruang kerja bupati, sekda, dan sejumlah ruangan di lingkup Setda Ponorogo. Total tiga koper berisi dokumen diamankan penyidik.
Sementara itu, Besse Tenri yang juga dikenal sebagai pejabat di lingkungan Pemkab menyebut aktivitas di kantornya tetap berjalan meski dirinya absen. "Jadi masing-masing kantor, punya tanggung jawab masing-masing. Aktivitas di Kesbangpol lancar," ucapnya.
Seperti diketahui, Besse dilantik menjadi Kepala Bakesbapol Ponorogo oleh Bupati Sugiri Sancoko dari hasil lelang jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP), di mana ketua panitia seleksi daerah (panselda) lelang tersebut merupakan suaminya sendiri, Sekda Agus Pramono.
Kasus ini masih dalam proses pengembangan dan KPK belum mengumumkan adanya tersangka baru, meski sejumlah pihak mulai dimintai keterangan lebih lanjut. (gen/kid)
Editor : Mizan Ahsani