Jawa Pos Radar Madiun - Pernyataan Jubir KPK Budi Prasetyo yang menyebut bahwa OTT Bupati Ponorogo hanya pintu masuk bukanlah gertak sambal belaka.
Kamis (13/11), giliran kantor DPUPKP Ponorogo yang digeledah lembaga antirasuah.
Pantauan Jawa Pos Radar Madiun, penyidik tiba di kantor dinas yang dipimpin Jamus Kunto tersebut sejak pukul 11.00. Sekitar tujuh penyidik terlihat membawa koper besar ketika memasuki kantor.
Mereka langsung menuju sejumlah ruangan dan menggeledah berkas-berkas.
Hingga kini, belum diketahui bidang mana yang menjadi fokus utama pemeriksaan.
Penggeledahan ini dilakukan hanya beberapa hari setelah OTT yang menjerat Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Sekda Ponorogo Agus Pramono, Direktur RSUD dr Harjono Yunus Mahatma, serta seorang rekanan proyek RSUD bernama Sucipto.
Adapun keempatnya ditetapkan tersangka suap pengurusan jabatan dan gratifikasi.
KPK sebelumnya menegaskan bahwa OTT hanyalah pintu masuk, dan penyidik akan menelusuri dugaan tindak pidana korupsi lain di Pemkab Ponorogo.
Sebelumnya pada Rabu (12/11), KPK menggeledah kantor Disbudparpora Ponorogo guna memeriksa dugaan rasuah dalam proyek Monumen Reog.
Selain itu, penyidik juga menggeledah rumah Indah Bekti Pratiwi, perantara suap dalam OTT bupati yang juga teman dekat Yunus Mahatma.
Pantauan di lapangan hingga pukul 12.00, proses penggeledahan berlangsung tertutup.
Aktivitas pegawai terbatas, sementara aparat kepolisian berjaga di depan kantor dinas.
Hingga berita ini diturunkan, penggeledahan masih berlangsung dan belum ada keterangan resmi terkait dokumen atau barang bukti yang diamankan. (gen/naz)
Editor : Mizan Ahsani